Melalui unggahan di laman Facebook pribadinya, Ibrahim al-Kahlout, saudara dari Asy-Syahid Abu Ubaidah juru bicara Brigade Al-Qassam menyampaikan dukungannya terhadap revolusi Suriah dan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa.
Ia menuliskan doa dan pesan dukungan yang mencerminkan ikatan emosional dan ideologis antara para pejuang di Gaza dan para prajurit Suriah yang kini berada dalam fase baru pascarevolusi.
“Semoga Allah mengangkat derajatmu,
menguatkan pasukanmu,
dan meninggikan kedudukanmu.
Seluruh cinta dan dukungan untuk para prajurit Suriah… dari para prajurit Gaza.
Kami hanya berprasangka baik kepada kalian.”
Ia kemudian menutup pesannya dengan pernyataan yang sarat makna ukhuwah:
“Suriah dan Palestina adalah satu bangsa, sepanjang masa.”
Pernyataan ini adalah isyarat dukungan moral dan politik dari tokoh yang memiliki kedekatan simbolik dengan pejuang Palestina, sekaligus menegaskan bahwa perjuangan rakyat Suriah tidak dipandang terpisah dari perjuangan rakyat Gaza.
Dan pada saatnya… pasukan Suriah (Syam) itu yang akan (turut) membebaskan Palestina.
Sejarah akan berulang…. setelah Suriah bebas, maka akan disusul Palestina bebas.
Karena Suriah dan Palestina adalah satu bangsa… negeri Syam.








Komentar