Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan, jika Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sudah berjalan, maka penyebaran bisnis minimarket harus disetop.
“Saya setuju sekali di forum terhormat ini, Pak Ketua, kalau Kopdes itu sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret di-setop,” ujar Yandri.
Yandri menegaskan, pemerintah harus berpihak ke masyarakat desa. Dia menekankan, minimarket sudah terlalu merajalela, dan bahkan bisa menjadi ancaman untuk Kopdes Merah Putih.
“Buat apa kita membangun Kopdes, tapi Alfamart sama Indomaret atau sejenisnya merajalela? Ya itu artinya ya tidak apple to apple sebenarnya, kalau mereka sudah sangat besar, sangat monopoli selama ini, ya tentu akan menjadi ancaman bagi Kopdes,” tuturnya.
“Saya setuju Kopdes jalan, Alfamart cukup sampai di situ, sudah 20.000 lebih Alfamart dan Indomaret. Dan luar biasa itu merajalelanya, dia lagi, dia lagi, dia lagi. Kekayaannya sudah terlalu menurut saya untuk Republik ini,” sambung Yandri.
Pernyataan ini disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat rapat dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada 12 November 2025 silam.
CEK BERITANYA ADA DI KOMPAS:
VIDEO PERNYATAAN MENDES INI VIRAL KEMBALI DI MEDIA SOSIAL
[VIDEO]







laaah, emang bangun Alfa sama Indo pake daon ? jaringan distribusi itu AI doang ? ini mah bukan membuat lapangan pekerjaan, tapi merampas pekerjaan…
kalau yakin programnya bagus & sustainable, knp takut bersaing?
biasalah…carmuk sm bosnya
Alfa sama Indo mau Tutup gemana…? Bukanya kemarin pas Pembukaan KopDes Ambil Barangnya dari GUdang IndoMarco….NGIMPI…..
mana nih yg kemaren nyinyir-nyinyir soal boikot produk Israhell, nanti karyawannya gimana?
yg ini gak dinyinyirin?
jaringan lebih besar lho, otomatis karyawannya lebih banyak.
paket komplit :
1. presidennya pekok
2. wapresnya plonga plongo
3. menteri2nya pada goblok
klop dah buat ngehancurin bangsa ini
Gw sebenernya ga mau komentar di hari Arafah yg suci ini. Tapi baca berita ketolololan si Yandri ini bikin gw geram. Seolah-olah ingin membela orang desa, padahal bacot doang, eh, peler…Tugas lu adalah mengadakan pupuk subsidi yg aman bagi petani dan cari pasar bagi produk-produk yg dihasilkan petani dengan harga yg pantas. Contoh, komoditi karet, dulu zaman SBY petani karet kayak gw sejahtera karena pasar ekspor karet kita menembus pasar internasional dengan harga tinggi, tapi sekarang karet kita kalah bersaing dengan Thailand dan Vietnam, sejak Jokowi sampe sekarang pangsa pasar ekspor karet lesu. Kalo petani sejahtera, jangankan cuma belanja di Indomaret atau Alfamart, malah tak beli sekalian Indomaret dan Alfamartnya.
menunggu detik2 “meledak” terdahsyat dari tragedi 1998… 18.000 / 1 USD 🙁