Netizen ungkap ‘kejanggalan’ listrik mati serentak di Sumatra

✍🏻Al Fatin

Blackout yang terjadi di Sumatera pada Jumat malam 22 Mei 2026 memang agak aneh.

Seluruh provinsi di Sumatera kena blackout.

Aceh, Sumut, Sumbar, Sumsel, Jambi, Bengkulu, Riau dan Lampung

8 provinsi sekaligus !!

Propinsi sebanyak ini, tidak mungkin ditopang hanya 1 pembangkit.

Saya iseng searching, ternyata listrik Pulau Sumatera ditopang oleh 5 pembangkit, yaitu

  1. PLTU Sumsel 8
  2. PLTP Saparulla
  3. PLTU Teluk Sirih
  4. PLTA Asahan 3
  5. PLTA Sigura-gura

PLN mengungkapkan gangguan terjadi di transmisi Muara Bungo dan Sungai Rampai, Jambi, karena cuaca buruk.

Hal ini membuat 1 pembangkit mati, dan menyebabkan pembangkit lain kelebihan beban, dan akhirnya otomatis mati total

Hmm..

Saya ga paham kelistrikan sih, tapi pernyataan dari PLN ini jujur janggal

Di Kaltim sering blackout, biasanya karena ada masalah di sistem Tanjung Batu, yang mensupply listrik ke kota Samarinda, Balikpapan, Paser, Kukar, dan Kutim.

Tapi blackout nya hanya mencakup daerah yang pembangkit listriknya bermasalah saja . Ga sambung menyambung meluas ke 1 pulau Kalimantan, seperti yang terjadi di Sumatera.

Trus, pernyataan PLN, masalah listrik terjadi karena cuaca buruk, tadi saya iseng searching, cuaca di daerah Muara Bungo pada malam hari tanggal 22 Mei 2026, hanya intensitas hujan ringan saja. Bukan hujan badai

Kalau publik jadi curiga ada udang dibalik takoyaki, ya wajar sih..
🤔🤔🤔

Itu netizen yg tinggal di Sumatera bisa serentak gitu komennya gini :
“Biasa itu moment tahunan ada barang masuk”
“Kacang ijo lagi masukin G ytaa ya guys”
“Yesss barang masuk semua nggak ketahuan rakyat”
“Yang tinggal di Sumatera pasti tahu pejabat dan aparat mainan apa”
“Cieee yang sedang masukkan barang, mulus ya? Bahkan aku yg tinggal di desa jauh dari kotapun mati listrik loh”
Rata rata komennya mengarah ke sana🤔

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *