Pinter dikitlah kalo mau cebokin pemerintah

Bro ini ga sadar bahwa banyak sekali komoditas yang dikonsumsi masyarakat dibeli melalui impor, dan pasti terkena dampaknya:

  • BBM, plastik, bahkan kacang kedelai yang menjadi bahan baku utama “makan tradisional” masyarakat Indonesia, semua impor.
  • Belum lagi berbicara tentang Utang Luar Negeri yang pastinya dalam dolar.
  • Melemahnya rupiah di hadapan dolar efeknya ke sana dan ke sini.

Ekspor memang diuntungkan dengan naiknya dolar, tapi ekspor kita masih didominasi barang mentah, hasil tambang, bukan barang produksi.

Penikmat naiknya dolar adalah pemilik tambang, bukan rakyat jelata pembeli tahu tempe.

Bahkan jika mau dikata, BBM pengangkut barang tambang juga impor berbasis dolar, jadi meski dapat untung dari naiknya dolar tetap saja biaya operasional angkut barang tambangnya juga naik.

Jadi, pikir-pikir lagi kalo mau belain/cebokin pemerintah.

(Fahmi Hasan Nugroho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar