Penulis Israel, Tamar Raphael, melaporkan telah menerima ancaman pemerkosaan dan pembunuhan setelah ia secara terbuka menyatakan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza.
Berikut adalah poin-poin utama terkait peristiwa tersebut:
- Pemicu Kontroversi: Pernyataan tersebut disampaikan Raphael saat berbicara di Frankfurt Book Fair pada November 2025. Dalam acara tersebut, ia juga mengenakan pin berbendera Palestina di kerah bajunya.
- Delegasi Resmi: Raphael hadir di pameran buku tersebut sebagai bagian dari delegasi Israel yang didanai oleh Kementerian Kebudayaan Israel.
- Bentuk Ancaman: Setelah pernyataannya menjadi viral dan dibagikan oleh influencer sayap kanan seperti Yoav “The Shadow” Eliassi dan pembawa acara Channel 14, Yinon Magal, Raphael menerima hampir 2.000 tanggapan bermusuhan di media sosial, termasuk ancaman kekerasan fisik yang eksplisit.
- Tanggapan Penulis: Dalam tanggapannya melalui media sosial, Raphael menyatakan bahwa ia merasa wajib menggunakan suaranya sebagai penulis untuk mengkritik kebijakan pendudukan dan mendukung solusi dua negara. Ia menyebut gelombang ancaman tersebut mencerminkan kondisi arus utama (mainstream) masyarakat Israel saat ini.
- Dukungan: Meski mendapat kecaman luas, Raphael juga menerima dukungan dari rekan-rekan sastrawan, intelektual, serta politisi seperti anggota Knesset dari partai Hadash-Ta’al, Ayman Odeh.
Tamar Raphael adalah seorang penyair dan novelis yang dikenal melalui karyanya Receding Songs (2021) dan novel debutnya There Were Two with Nothing to Do (2024). Saat ini ia menetap di Berlin, Jerman.







Ini bukti bhw baik tentara maupun penduduk Israel adalah penjajah, tidak yg tua maupun yg muda, jadi kalo rudal Iran melukai dan membunuh mereka itu adalah bentuk perlawanan kpd agresor. Tapi saat rudal Israel mengenai sekolah dan membunuh anak2, itu adalah bentuk genosida …
Ke sesama orang yahudi saja masih diancam pembunuhan apalagi yang non yahudi yang dianggap sebagai goyim binatang itu bisa saja diperlakukan sesuka hati, disiksa, diperkosa.
Itu yang ngomong, Y4hudi ASLI (bukan KALENG-KALENG) masih diancam sesamanya, apalagi perlakuan terhadap Kere kesot AF Aris Fu*k, y4hudi pesek (KW), mungkin dijadiin KORNET kali ya ??
emang goblognya mereka G ketulungan om…. sdh masuk taraf idiot