Paul Pogba membadingkan musibah yang menimpa dirinya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan yang menimpa Gaza

Paul Pogba mengalami cedera paha kiri yang parah saat menjalani sesi latihan pramusim bersama AS Monaco di St. George’s Park, Inggris. Cedera hamstring/otot paha ini terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026, ketika ia tiba-tiba ambruk dan berteriak kesakitan di tengah latihan gim kecil.

Akibat cedera berulang yang membutuhkan waktu pemulihan berbulan-bulan, AS Monaco memutuskan untuk menawarkan pemutusan kontrak bersama (mutual contract termination).

Meski harus menerima kenyataan pahit bahwa perjalanannya di Monaco berakhir lebih cepat dan statusnya kembali menjadi agen bebas (free agent), Pogba memilih menggunakan platform media sosialnya untuk menyuarakan empati terhadap isu kemanusiaan.

Paul Pogba membadingkan musibah yang menimpa dirinya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan musibah yang menimpa Gaza.

“How can I be sad? When I see this?”

“Bagaimana mungkin aku merasa sedih saat melihat ini?”

Postingaan Paul Pogba di Instagram Story miliknya ini mengingatkan dunia tentang apa yang jauh lebih penting daripada sepak bola, tepat di tengah masa-masa sulit dalam karier profesionalnya.

Ia membagikan foto-foto kehancuran di Gaza, Palestina, yang memperlihatkan rumah-rumah yang hancur menjadi puing-puing.

Melalui kalimat “How can I be sad? When I see this?” (Bagaimana saya bisa merasa sedih? Ketika melihat ini?), Pogba ingin menunjukkan perspektif bahwa masalah pribadinya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan penderitaan hebat dan tragedi kemanusiaan yang sedang dialami oleh para korban di sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *