Seketika emosi dan isi pikiran kita sama dengan Bang Pandji.
“Semua ucapan, tindakan, kebijakan, jangan merugikan rakyat. Lu mau efisiensi? Boleh.
Patokannya, jangan merugikan rakyat. Yang berarti, ya itu pegawai honorer dan kontrakan bukan itu yang lu pecat. Menteri lu jangan dikasih mobil, emang nggak punya? Semua menteri, semua anggota DPR punya mobil, punya rumah.
Nggak dikasih mobil, nggak dikasih rumah, nggak dikasih tunjangan rumah, juga masih bisa hidup.
Lah ini orang-orang yang lu pecat ini mau nyari duit dari mana? Lu tanya negara-negara lain. Emang ada menteri-menterinya dikasih mobil dinas, rumah dinas?
Yang disuruh efisiensi, yang punya kemampuan untuk berefisiensi. Yang kaya, bukan yang miskin lu suruh efisiensi. Bukan yang miskin yang lu jadikan korban. “
[VIDEO]







Komentar