“Dalam konteks bernegara saat ini, APBN bertindak sebagai Baitul Mal modern, sehingga kurban dari negara ini ditujukan murni untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat luas. Secara syar’i tidak ada soal,” ujar Ketua MUI Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Bro,
Perkara fiqh, syar’i, bla bla bla, silahkan saja kalian mengeluarkan jurus-jurus, penjelasan-penjelasan, bahkan fatwa sekalipun. Bebas. Dan saya, 100% menghormati fatwa MUI.
Nah, yang diributkan orang-orang itu adalah: kenapa disebut sapi Prabowo? Sapi presiden? Duuh Rabbi, itu tuh kurban rakyat kalau pakai duit APBN. Ini tuh kocak banget loh. Kalian ngerti etika dan kepantasan tidak? Saya tahu etika dikencingi di negeri ini, tapi jangan kalian bawa-bawa agama dalam propaganda, narasi, pencitraan kalian.
Nah, bergegas sana kalian info ke takmir masjid tempat 1000 sapi dibagikan, gimana coba merumuskan niat nyembelihnya. Nawaitu kurban siapa deh. Kalau punya malu, maka disebutkan sapi rakyat, kurban rakyat. Termasuk agama lain seperti Kristen yang bayar pajak ikut kurban jadinya, tambah runyam. Itu tuh duit pajak, bukan duit zakat, sedekah, apalagi baitulmaal. Ehem, tentu kalian akan punya dalil dan tafsir hebat lagi deh.
Dan tolong, lain kali urusan beginian ini yang bicara bukan staf ahli Kemenpora + komisaris Jasa Marga. Suruh yang “independen” gitu loh.
(Tere Liye)








gelar : Prof. Dr. K.H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, S.Ag., Lc., M.A. … hayok yang komentar tanding gelar, ilmu beliau dengna nalar netijen sama bapak-bapak warung kopi …
yang pasti sih ini duwitnya dari 2025 udah keluar, jadi sampai akhir akan dilakukan terus
baru kali ini kh Niam blunder, hanya untuk kepentingan istana mengorbankan integritas nya
Baitulmal itu kan fungsinya memberikan harta utk rakyat,
jd secara fungsi sdh benar, knp dipermasalahkan,
hrsnya yg dipermasalahkan APBN yg dipake utk kepentingan kekayaan pribadi
woi tong..kalo ga faham agama mending diem..
bisa lu cuma copas doang ikutan komen lagi😂😂😂
Woiiii Anonim Babi guRun alias BabRun gerombolan TerMul dan TerWo‼️
Lu itu kan sudah tahu kalau lu itu gak ada akal, kenapa lu masih komen di kolom netizen cerdas ini⁉️
Memahami tulisan sangat sederhana diatas aja kau tak mampu, kok sok pake menjelaskan kepada kami disini hah⁉️
😜😂😝🤣
di janjikan bangun gedung MUI 40 tingkat kok jadi lembek begini
hadeeh…
gawat ..gawat ,…
secara syar’i memang sah, trus klo yg dipermasalahkan bantuan an Prabowo/presiden, nah ini memang minus akhlak dan adab n sudah sejak Megawati, SBY n jokowi metode seperti ini dilakukan
apakah ini tanda bahwa drun yg sejak dulu bertakiya ngakunya paling si front pembela ulama ternyata hanya membela kepentingan syahwat politiknya aja?
Qurban itu ibadah individu, bahkan kalaupun patungan spt sapi dibatasi utk 7 orang. Kalo motongnya diniatkan utk prabowo jelas salah krn itu bukan duit dia, kalaupun diniatkan utk rakyat, rakyat siapa? Krn dlm duit pajak yg dikumpulin buat APBN yg mana buat beli sapi ada andil umat agama lain … Jadi mau ditinjau dr sisi manapun qurban pake duit APBN itu jelas salah … beda dg uang baitul mal krn itu diiumpulin dr duit umat Muslim bayar zakat, infaq dan shodaqoh …
aku rindu mui yg independen….. tp gmn mo independen kl pengurusnya jd komisaris….. umat pasti curiga bakal jd tkg pel pemerintah
berkorban bagi yang mampu dan sifatnya pribadi..harta sendiri..ini hukum asal….prabowo termasuk yg mampu harus berkurban…syaratnya duit sendiri…atau dari gaji….dgn menggunakan apbn sama saja menggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi….seandainya dia bukan presiden tidak mungkin berkurban sebanyak itu…dan sebanyak itu tentu ada maksud lain…bukan karena Allah…
MUI dalam hal ini harus tegas…atau dah enak dpt duit dari presiden?
wowo tipe orang yg gk tahu kalo dirinya gk tahu…malu bertanya sesat di jalan ya begini jadinya…esensi qurban jadi melenceng sangat jauh jadinya