Matematika dasar saja Prabowo salah, 10+6=17

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung hari ini, Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam forum strategis tersebut, Presiden menekankan loyalitas terhadap bangsa, masa depan Indonesia Emas 2045, hingga dinamika politik luar negeri.

Dalam salah satu pidatonya, Prabowo mengutak atik angka tanggal 6 Juni, untuk mendapatkan angka 8 yang merupakan angka spesial Prabowo.

Prabowo: 10 Juni, Juni kan bulan ke-6, jadi 10+6 = 17, 17 = 1+7 jadinya 8

Lalu peserta tepuk tangan.

Bukannya mengingatkan kalau itu salah, peserta malah tepuk tangan. Negara apaan ini?

Goblok berjamaah.

Sampai disentil sama Wikipedia:

Penambahan adalah salah satu dari empat operasi aritmetika dasar.

Penambahan, sering ditandai dengan tanda plus “+”, adalah salah satu dari empat operasi aritmetika dasar (yang lainnya adalah pengurangan, perkalian, dan pembagian).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. Aris Wijayantolol/af/ANONim (Akal Nol, Otak miNim) gerombolan TerMul dan TerWo BabRun, Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI komen: “alah drun…drunnn…itu kan hal biasa aja kalau ada orang yg salah, terpeleset sedikit aja lidahnya dalam penyampaian sesuatu. Gitu aja kok langsung dibesar²kan. Memang kadrun itu gak ada kerjaan. Kerjanya cuma nyinyir melemahkan pemerintah.”

    Netizen cerdas: “eaaa…eaaaa…jilat lagiii…cebokin lagiiii…‼️😂😜🤣😝