✍️Reza Ervani
Bidang saya memang bukan ekonomi. Namun dalam hampir tiga bulan terakhir, bacaan saya justru banyak berkaitan dengan ekonomi, fiskal, pasar modal, dan utang negara. Dari situ saya melihat ada beberapa anomali dalam pemerintahan saat ini yang ikut berkontribusi terhadap melemahnya nilai rupiah dan IHSG.
Pertama, pengeluaran negara yang terlalu jor-joran. Inilah inti persoalan dari program-program yang sangat rakus anggaran seperti MBG. Masalah utamanya bukan sekadar pada kualitas makanan yang dibagikan, tetapi pada keputusan nekad mengambil beban fiskal besar di tengah kondisi ekonomi yang belum benar-benar kuat.
Kedua, positioning Danantara yang sejak awal terasa ambigu. Pasar tidak menyukai ketidakjelasan arah, terlebih ketika menyangkut pengelolaan aset dan investasi negara dalam skala besar.
Ketiga, situasi ini diperparah dengan beban jatuh tempo utang pemerintah yang terus membesar.
Sebagaimana perkataan Sayyidina Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu:
لا يقعد أحدكم عن طلب الرزق ويقول اللهم ارزقني فقد علمتم أن السماء لا تمطر ذهبا ولا فضة
“Janganlah salah seorang dari kalian duduk berpangku tangan meninggalkan usaha mencari rezeki lalu berkata: ‘Ya Allah, berilah aku rezeki’, padahal kalian mengetahui bahwa langit tidak menurunkan hujan emas dan perak.”
Karena itu, untuk memperbaiki anomali ini dibutuhkan tindakan nyata dari para penanggung jawab negeri.
Dua poin pertama di atas jelas merupakan produk kebijakan fiskal dan institusional dari kepemimpinan saat ini.
Maka keberanian untuk mengevaluasi diri, mengakui kekeliruan, bahkan “menjilat ludah sendiri” demi kepentingan bangsa, justru menjadi modal penting untuk memperbaiki berbagai kebijakan yang belakangan terkesan terlalu tergesa dan ugal-ugalan.
Laa hawla wa laa quwwata illa biLlah.
~ al Faqir ila Rabbihi
Reza Ervani bin Asmanu







uang 💵 segitu harusnya bisa untuk memperbaiki ekonomi Indonesia, bangun industri 🏭, perbaikan kesehatan, pendidikan, infrastruktur sehingga rakyat lancar bayar pajak.
Aris Wijayantolol/af/ANONim (Akal Nol, Otak miNim) gerombolan TerMul dan TerWo BabRun, Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI: “Ya sudah sana segera lakukan demo biar mbah Wowo segera lengser‼️ Memangnya segampang itu kah kalau mbah Wowo lengser terus ekonomi, tata pemerintahan langsung membaik, kemiskinan langsung hilang⁉️ Pasca reformasi setelah Soeharto lengser aja sampai hari ini malah lebih parah kok‼️”
Netizen cerdas: “tuh kan terbukti lagi keGOBLOKAN makhluk ANONim ini‼️ Yang kami mau itu si mbah Wowo Gemoy itu segera lakukan perbaikan, kembali ke konstitusi, tegakkan supremasi hukum, berantas buzzer amatiran dan buzzeRp. Dengarkan kritik membangun dari masyarakat. Bukan malah terus menyalahkan, menuduh masyarakat sebagai antek asing. Lagian gak usah membandingkan sejak pemimpin sebelumnya yg membuat negeri ini terpuruk. Tapi APA YANG SUDAH DILAKUKAN MBAH WOWO MENGATASI KETERPURUKAN itu. Paham kau ANONim TOLOL⁉️
😂😜🤣😝
wis tambah ajur negoro ku….wong koyok ngono dipilih, ra mutu
Duh Gusti… mugi paring kekiyatan, kesabaran, lan ketahanan dumateng kawulo Alit.
Jalan keluarnya: # kempeskanwowokgendut dan #dongkelfufufafataik
idola af rasis mana ngerti…
jumatan aja kgk ada beritanya dia sholat dimana 🤣🤣🤣