Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaidah, menekankan bahwa pembunuhan para pemimpin senior gerakan tersebut oleh pendudukan Israel tidak akan melemahkan perjuangan mereka, melainkan akan menjadi katalisator bagi kelanjutan perlawanan terhadap penjajahan.
Dalam pidato yang disiarkan pada hari Selasa (2/6/2026), ia mengatakan Israel telah salah menilai situasi dengan menganggap fleksibilitas dan kesabaran para pejuang sebagai tanda kelemahan.
“Musuh telah salah membaca situasi dan membuat penilaian yang salah. Mereka menganggap fleksibilitas sebagai kelemahan dan kesabaran sebagai kemunduran, sementara kami tidak akan melupakan dan tidak akan memaafkan,” katanya.
Abu Ubaidah juga menegaskan bahwa pembunuhan para pemimpin Brigade Al-Qassam hanya akan memperkuat semangat juang kelompok tersebut.
Menurutnya, rakyat Gaza terus menjadi korban serangan terus-menerus meskipun berbagai kesepakatan dan pemahaman telah dicapai sebelumnya.
Dalam pidatonya, ia juga memberikan penghormatan kepada beberapa pemimpin senior Brigade Al-Qassam yang tewas baru-baru ini, termasuk komandan brigade, Izzuddin al-Haddad, yang dikenal sebagai Abu Suhaib.
Abu Ubaidah menggambarkan al-Haddad sebagai salah satu tokoh kunci yang memainkan peran penting dalam pengembangan militer Brigade al-Qassam dan terlibat dalam perencanaan dan pengawasan operasi 7 Oktober 2023.
Ia mengatakan al-Haddad juga memimpin operasi pertahanan di Gaza utara dan kemudian diangkat untuk memimpin Brigade al-Qassam setelah kematian Muhammad Deif dan Muhammad Sinwar.
Selain itu, Abu Ubaidah juga mengenang Muhammad Awda, atau Abu Omar, yang menurutnya merupakan salah satu individu paling awal dalam pengembangan industri militer Brigade al-Qassam dan telah memegang beberapa posisi penting termasuk komandan Brigade Utara dan kepala intelijen militer.
Ia mengatakan Awda memainkan peran penting dalam perencanaan operasi 7 Oktober dan koordinasi operasi pertahanan di Gaza utara sebelum terbunuh bersama anggota keluarganya.
Abu Ubaidah menekankan bahwa kehilangan para pemimpin ini tidak akan memengaruhi keberlanjutan perjuangan Brigade al-Qassam dan menggambarkan mereka sebagai simbol pengorbanan dalam konflik yang sedang berlangsung di Gaza.






