🇹🇷🇵🇰Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Istanbul pada Sabtu (4/7/2026):
➜ Pemerintah Israel yang ‘pecandu perang’ tidak boleh dibiarkan menyeret kawasan ini kembali ke dalam pertumpahan darah
➜ Turki mendukung semua upaya untuk meredakan ketegangan regional melalui diplomasi dan menginginkan kawasan di mana orang-orang dari semua agama dapat hidup dalam damai dan aman
➜ Turki akan terus bekerja sama dengan Pakistan dan mitra regional lainnya untuk memperkuat perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran
➜ Ankara bertujuan untuk memperdalam kerja sama dengan Islamabad di bidang energi, transportasi, mineral penting, dan teknologi informasi
SELENGKAPNYA:
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Sabtu bahwa pemerintah Israel yang “kecanduan perang” tidak boleh dibiarkan kembali menjerumuskan kawasan ini ke dalam pertumpahan darah.
“Kita tidak boleh membiarkan pemerintah Israel yang kecanduan perang saat ini sekali lagi menenggelamkan wilayah kita dalam bau mesiu dan darah,” kata Erdogan dalam konferensi pers bersama di Istanbul dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif setelah pembicaraan bilateral dan tingkat delegasi.
Presiden Turki mengatakan Turki menginginkan iklim di mana semua orang di kawasan ini, terlepas dari keyakinan mereka, dapat hidup dalam damai dan aman.
“Tidak ada solusi yang tidak didukung oleh kemauan dan kontribusi negara-negara regional yang dapat bersifat permanen,” kata Erdogan. “Kami akan terus bekerja dalam solidaritas dengan negara-negara saudara, khususnya Pakistan, untuk memperkuat perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan kita.”
Erdogan mengatakan ia senang menerima Sharif dan delegasinya di Istanbul, dan menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan bus hari Jumat di provinsi Balochistan, Pakistan, yang menewaskan 40 orang.
Kedua pemimpin bertukar pandangan mengenai hubungan bilateral serta isu-isu regional dan global, kata Erdogan.
“Pertama-tama, seluruh dunia menghela napas lega berkat ketenangan yang dijamin oleh Memorandum Islamabad,” katanya, merujuk pada kesepakatan sementara antara Iran dan AS yang dimediasi oleh Pakistan.
Erdogan mengucapkan selamat kepada Sharif dan rakyat Pakistan atas peran utama mereka dalam mencapai hasil tersebut.
“Kami secara khusus mendukung, dan terus mendukung, setiap langkah yang akan berkontribusi untuk mengurangi ketegangan di kawasan kita dan menyelesaikan masalah melalui diplomasi,” katanya.
Turki sedang memantau dengan cermat upaya Israel untuk menyabotase perjanjian tersebut, katanya, menambahkan bahwa Tel Aviv terus menargetkan Lebanon dan Suriah.
Pasukan Israel, katanya, juga terus melakukan serangan “melanggar hukum dan tidak manusiawi” terhadap warga Palestina di Gaza.
Mengenai hubungan bilateral, Erdogan mengatakan Ankara dan Islamabad terus menunjukkan solidaritas di setiap bidang dan membahas langkah-langkah untuk lebih mengembangkan hubungan perdagangan dan investasi.
“Kami menegaskan kembali target kami untuk meningkatkan volume perdagangan kami ke tingkat yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar 5 miliar dolar AS,” katanya.
Erdogan mengatakan kementerian perdagangan kedua negara sedang mengerjakan rencana zona ekonomi khusus untuk pengusaha Turki di Karachi, sementara pembicaraan terus berlanjut mengenai perluasan cakupan perjanjian perdagangan preferensial.
Ia mengatakan forum bisnis yang dihadiri oleh Sharif sebelumnya pada hari itu juga akan berkontribusi pada hubungan di bidang investasi dan perdagangan.
“Kami juga mendorong investor kami untuk lebih banyak beroperasi di Pakistan,” kata Erdogan, menambahkan bahwa kerja sama industri pertahanan, salah satu elemen kunci dari hubungan ekonomi, terus maju dengan proyek-proyek baru.
Türkiye percaya bahwa proyek-proyek yang diimplementasikan secara bertahap akan semakin memperkuat Pakistan, katanya.
“Kami ingin memperdalam kerja sama kami dengan Pakistan di bidang energi, transportasi, mineral penting, dan teknologi informasi. Hari ini, kami sekali lagi menegaskan tekad kami kepada perdana menteri,” tambah Erdogan.
Sumber: Anadolu







di ASu dan isra hell pabrik senjata punya banyak.. istilahnya produksi mereka harus keluar/ terpakai. jika terjadi perang mereka makin hepi
masalah di timteng ada dua yaitu ekspansi zionisme dan ekspansi syiah
@?.. dan Sunni yg brsekutu dgn US-zionis bukan masalah sama skali.. ntaps..!!
☝🏻👍✌🏻👌
azerbaijan syiah bersekutu dg zionis israel antum gapernah singgung syiah bersekutu dg zionis
@?.. nilai ane kpd Sunni ato Syiah yg brsekutu dgn musuh itu jelas “minus”..
☝🏻👇
seandainya “trlanjur” bersahabat dgn mreka.. alarm “waspada” harus diaktifkan.. sbg tameng dari “sifat negatif” yg “mungkin” mreka sembunyikan..
☝🏻👇
dan Sunni ato Syiah yg teguh mlawan ketidakadilan musuh.. itu nilainya dah “plus”.. ane dukung & berharap persatuan diantara ummat..
☝🏻✊
itulah ilmu siasat (politik) trkadang bukan suatu yg sederhana.. yg mudah dipahami..
☝🏻✌🏻
lah…yg membiarkan kan ente2, ente punya tentara, punya kuasa buat menolong mereka. omon-omon rezim sekuler. ga dikonoha g di mana rezim sekuler sama saja.
@Syakal.. iy bang.. ummat emank masih khilangan payungnya..
☝🏻👇
mungkin diantara mreka ad aj yg pingin gerak nyata membela.. tp gmn nanti..!? apa yg lain jg akan ikut gerak..!? ato hanya duduk diam..!?
☝🏻👇
susah emank klo ga punya payung (khilafah) & imam (khalifah)..
☝🏻👇
ntah sadar ato ga.. khilafah susah tegak kerna pnolakan dari ummat itu sendiri..
cepatlah sadar..!!
..Islam bersatulah..
mana berita pakistan airforce bombardir afganistan?
@?.. ni konflik dah lawas.. poinnya lebih k politik & sengketa batas..
☝🏻✌🏻