✍🏻Agiel Laksamana Putra
Melihat postingan Chiki Fawzi (aktivis pro-Palestina) gak kaget kalau ternyata ada orang indonesia yang pro isrwil…. Bahkan bekerja sebagai buzzer mereka. (lihat ss artikel di atas)
Baru aja saya kemarin ngobrol perihal Mossad dengan kawan saya yang jurnalis Iran.
Ia menyebutkan, di Iran saja jumlahnya (pendukung isrwil) bisa ribuan. Apalagi di Indonesia, dengan penduduk ratusan juta, paling tidak ia bilang “10 jutanya itu pendukung isrwil”, katanya.
Mereka itu ada di mana-mana, dan terorganisir. Mereka nongkrong di warkop hingga di meja-meja pejabat.
Ini upaya zi0n is untuk menormalisasi adanya negara isrwil. Menormalisasi genosida, menormalisasi ekspansi isrwil ke negara-negara di Timteng.
Mereka tau pekerjaan mereka itu berat dan akan terhambat misinya jika semua orang masih peduli sama Palestina. Makanya mereka berusaha untuk melupakan perbuatan mereka ke penduduk asli. Targetnya bukan ke orang-orang tua, tapi generasi muda kita. Orang-orang tua akan segera mati dan generasi muda lah yang akan melanjutkan.
Jadi bayangkan saja, jika yang tua, mereka yang tau sejarahnya dan masih meceritakan kisah pendudukan paksa itu semuanya mati, sedangkan anak mudanya terlena kehidupan media sosial yang serba cepat, isinya joget2, maka misi zi0nis akan segera tercapai.
Jadi jangan berhenti bicara tentang Palestina. Kita ga bisa ikut terlibat langsung ke lokasi. Kita juga gak ada kesempatan ikut pawai dengan kapal. Tapi jari kita masih bisa mengetik. Mata kita masih melihat. Dan mulut kita bisa berbicara. Lakukan apa yang kita bisa. Sebab, sebaik-baik amal adalah hal kecil yang terus dilakukan.
(fb)







Jahudi pesek di negeri ini itu banyak bahkan bisa jutaan. Kelompok pertama , dan ini yg paling banyak adalah non muslim yg agamanya merasa ada keterkaitan dgn jahudi. kelompok kedua adalah kaum munafik penganut islam liberal. Kelompok ketiga adalah non muslim lainnya.
Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.
……mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
penganut Katholik di Indonesia hampir mayoritas pendukung Israel karena kedekatan ideologis. Penganut Agama warisan penjajah inilah yang paling getol membela Israel sampai hari ini.