



Tiyo Ardianto, lewat postingan instagramnya membagikan cerita ketika dia ditawarkan akan diberikan “apapun yang kamu mau”.
“Akhirnya, saya merasa perlu menceritakannya kepada Panjenengan semua. Tanpa merasa diri sendiri suci atau pahlawan yang kebal pada semua godaan. Saya hanya manusia yang tidak punya cukup keberanian untuk menghamba pada dunia. Semoga kita senantiasa setia kepada-Nya,” tulis Tiyo di akun IG-nya @tiyoardianto_.
Semoga istiqomah Mas Tiyo. Di zaman ini berapa orang yang punya idealisme tinggi tapi kalah oleh kenikmatan dunia yang fana ini.
Sumber: IG
***
Tiyo Ardianto (Eks Ketua BEM UGM) dikenal dengan kritik tajamnya terhadap program andalan Presiden Prabowo MBG yang diplesetkan menjadi “Maling Berkedok Gizi”.
Pernyataan yang sangat populer ini kini terbukti setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dan dua Wakil Kepala BGN atas kasus dugaan tindak pidana korupsi.
Poin Utama di Balik Kritik Tiyo Ardianto:
- Plesetan Akronim MBG: Tiyo Ardianto memplesetkan singkatan resmi Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi “Maling Berkedok Gizi” sejak awal tahun 2026. Ia menilai proyek dengan anggaran fantastis ini justru rawan menjadi ladang korupsi yang memanfaatkan hak makanan anak-anak.
- Penyalahgunaan Anggaran Pendidikan: Kritik ini juga menyoroti pengalokasian dana, di mana sebagian besar anggaran untuk BGN dan program MBG justru diambil atau dialihkan dari anggaran sektor pendidikan nasional.
- Kritik Kompetensi Pejabat Baru: Pasca penangkapan Dadan Hindayana, Tiyo kembali melontarkan argumen pedas terkait penunjukan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Dalam debat publik, ia menilai penunjukan tersebut hanya berbasis loyalitas politik, bukan kompetensi dan rekam jejak profesional di bidang tata kelola gizi anak.
Pernyataan “Maling Berkedok Gizi” kini menjadi salah satu jargon kritik sosial yang ramai diperbincangkan di media sosial dan forum diskusi politik nasional.








si af rasis dpt apa lu tong???
rajin nyebokin rezim korup😂😂😂
Saya sangsi, kalau lembaga berbintang biasanya bukan cuma tawaran tapi disertai ancaman. Kalau menolak tawaran, akan ada ancaman. Disiram misalnya..
Dino Patti Djalal Ajak Anak Muda Gaungkan Wisdom Without Fear : “Menyuarakan Kebenaran Lebih Nikmat dari Kekuasaan”.
“Wisdom without fear seolah mengingatkan bahwa ilmu tanpa keberanian hanyalah dekorasi intelektual. Banyak orang tahu apa yang benar tapi memilih diam karena stabilitas posisi lebih menggoda daripada kegelisahan moral. Padahal sejarah biasanya ditulis oleh mereka yang berani mengganggu kenyamanan zamannya.”
https://fajar.co.id/2026/06/07/dino-patti-djalal-ajak-anak-muda-gaungkan-wisdom-without-fear-menyuarakan-kebenaran-lebih-nikmat-dari-kekuasaan/
semoga kamu konsisten anak muda. mantan aktivis yg dulunya idealis tapi skrg jadi penjilat cukuplah jadi pelajaran
Si Paket C dan tak lulus lulus setelah 5 tahun kuliah sedang berkicau
drpada elu..milih nyebokin rezim pro babik
lah wakilnya kakek idolamu itu malah lbh parah lagi, ga jelas background pendidikannya. dan edannya malah dijadikan wakil ama mbah wo. mikir apa mbah wo ini? transaksi politik ama mbah wi?
Kalau saya cuma lulusan paket C mungkin saya gak tembus UGM berarti dia hebat. Komentar bodoh dari pendukung PS
daripada wowo lulusan 🎓 akabri darat anak begawan ekonomi tapi salah hitung penjumlahan ➕ 😂 🤣
akankah dia nanti bernasib jadi Budiman sudjatmiko yang selanjutnya? Sebenarnya rakyat itu tidak marah asal pemerintah kerjanya bener. Seandainya tiyo berkhianat sekalipun, perjuangan rakyat tetap berlanjut.