Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, Presiden RI Prabowo Subianto berhasil membawa masuk investasi senilai Rp 2.430 triliun.
Teddy menyebut, jumlah investasi tersebut merupakan hasil daripada Prabowo yang sering ke luar negeri dalam 1,5 tahun ini.
“Total investasi yang masuk dalam 1,5 tahun ini adalah sekitar Rp 2.430 triliun, itu data dari BKPM,” kata Teddy, dalam keterangan videonya, Senin (1/6/2026) malam, dilansir Kompas.
BENARKAH DATA YANG DISAMPAIKAN TEDDY?
Wartawan senior, Uni Lubis membongkar data yang disampaikan Teddy.
Berikut temuan FAKTA yang didapat langsung dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal).
- Seskab Teddy memang mengutip data dari BKPM.
- Angka Rp 2.430 triliun breakdownnya (rinciannya) kita cek:
- Realisasi investasi sepanjang 2025 (Januari-Desember) = Rp 1.931,2 triliun
- Realisasi investasi 2026 triwulan 1 (Januari-Maret) = Rp 498,8 triliun
- Total = Rp 2.430 triliun
- Itu oke data resmi dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal)
- TAPI MASALAHNYA apakah memang 2.430 triliun yang disampaikan Seskab Teddy adalah semuanya Penanaman Modal Asing (PMA) yang notabene itu adalah hasil kunjungan luar negeri?
- Tadi saya coba cek ke salah satu pimpinan di BKPM.
- Ternyata investasi asing (PMA) yang sebenarnya 2025 itu Rp 900,9 triliun atau 46,6% dari total investasi 2025.
- PMA (Penanaman Modal Asing) triwulan 1 2026 = 250 triliun atau 50,1% total investasi
- Jadi Total PMA selama 1,5 tahun Prabowo = Rp 1.150,9 triliun
- Sisanya Rp 1.279 triliun adalah penanaman modal dalam negeri (tidak terkait kunjungan presiden ke LN)
- Jadi sebetulnya tadi kata pimpinan BKPM memang angka total investasi Rp 2.400 sekian triliun
- Tapi komposisinya 50-50 antara PMA (investor asing) dengan PMDN (investor dalam negeri)
- Jadi yang bisa diklaim sebagai hasil dari kunjungan ke luar negeri itu tentu adalah penanaman modal asing (PMA) kira-kira sekitar 49-50% dari total investasi (yakni Rp 1.150,9 triliun, bukan Rp Rp 2.430 triliun yang diklaim Teddy)
- Sisanya adalah penanaman modal dalam negeri yang dilakukan oleh investor dan pengusaha dalam negeri.
SIMAK VIDEONYA BIAR LEBIH JELAS…
[VIDEO]







mending di pecat deh kyk ketua BGN….
payah , blunder mulu
udah diindikasi boti…bohongnya tinggi lagi
Jangan sampai kita kena imbas laknat & azab karena tidak kritis, membiarkan / mendiamkan kaum nabi Luth berkuasa di atas orang² beriman, cuma bisa ber-do’a agar disegerakan dia dijatuhkan / dihancurkan.