“Kalau kritik, harus sopan, harus kasih solusi”

“Kalau kritik, harus sopan, harus kasih solusi.”

Pas beneran dikritik dengan sopan, dengan solusi, eh…tetap tantrum dan menyerang personal.

Ga tanggung-tanggung, langsung Seskab dan Ketua Komisi III DPR RI sendiri yang tantrum dan gashlighting.

Kalau Seskab masih dimaklumi, karena ring 1 Presiden.

Lah Ketua Komisi III DPR kan legislatif yang harusnya kritis pada lembaga Kepresidenan, kok malah ikutan nimbrung?

Padahal yang menyampaikan kritik adalah diplomat dengan 21 tahun pengalaman dalam Politik Luar Negeri.

Berarti masalahnya bukan pada penyampaiannya, tapi emang antikritik aja.

Manusia antikritik tanpa previlegde aja bisa sangat menjengkelkan.

Apalagi yang antikritik adalah Pejabat tertinggi sebuah negara, punya kekuasaan yang menentukan hajat hidup orang banyak.

~Al Fatin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. sama kayak “hormatilah yang tidak puasa ramadhan” .. trus yang puasa siang-siang terik dipaksa liat orang keluar dari warung makan sambil cungkil gigi sambil bawa bungukusan gorengan atau es the manis ..