MBG: MAMPUSLAH BOTAK GENDENG

Ciduk!
Tangkap!
Seret ke meja hijau!
Hukum seberat-beratnya!

Situasi berubah dengan cepatnya. Semalam baru dicopot. Dini hari hingga pagi tadi kantornya digeledah. Sekarang si Botak diperiksa Kejaksaan Agung….

Benar-benar, jabatan di dunia ini hanya sementara. Jabatan dan kehormatan itu lenyap hanya dalam sekejap.

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dikabarkan dijemput pihak Kejaksaan Agung (Kejagung). Penjemputan itu diduga terjadi pada Rabu (3/6/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi yang beredar, Kejagung turut menjemput dua eks wakil kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Ketiganya dikabarkan dijemput penyidik sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat ini ketiganya dikabarkan tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Jeffry mengatakan akan merilis penjemputan ketiganya pada Rabu (3/6/2026) sore.

“Nanti secara resmi akan dirilis,” ucapnya, Rabu (3/6/2026).

Sementara itu, Kejagung tengah menggeledah kantor BGN di Jakarta Pusat.

Inilah “from hero to zero”.

Kasihan?

Ya enggak, sudah muak juga lihat mukanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 komentar

  1. af rasis ngumpet
    selama ini yg kritis sm MBG bukan benci tong…tapi sayang sm idola lu yg di boongin sm ketua BGN nya..
    masih kodran – kadrun mbacot lu ???

  2. Dikasih amanah mengelola a ggaran 300an Triliun, kok malah dihambur-hamburkan utk proyek yg diada-adakan dg dalih menunjang operasional SPPG. Mulai dari kaos kaki, motor sampai bikin aplikasi yg nilainya abrakadabra 1.2 triliun. Sableng bener si Jangrik Botak ini

  3. Alhamdulillah (doa) pengandaian yang kemarin hamba komen langsung dijabah “andaikan dia jadi napi ga usah dibotaki lagi seperti maling² cere di tahanan parcok”.

  4. orang kotor kena jebak permainan kotor si Wowo gemoy dijadiin tumbal sama wowo padahal otak sesungguhnya si wowo yang menghabiskan uang apbn utk dikorupsi lewat program mbg…!!

  5. orang kotor kena jebak permainan kotor si Wowo gemoy dijadiin tumbal sama wowo padahal otak sesungguhnya si wowo yang menghabiskan uang apbn utk dikorupsi lewat program mbg…!!

  6. orang kotor kena jebak permainan kotor si Wowo gemoy dijadiin tumbal sama wowo padahal otak sesungguhnya si wowo yang menghabiskan uang apbn utk dikorupsi lewat program mbg…!!

  7. orang kotor kena jebak permainan kotor si Wowo gemoy dijadiin tumbal sama wowo padahal otak sesungguhnya si wowo yang menghabiskan uang apbn utk dikorupsi lewat program mbg…!!

  8. orang kotor kena jebak permainan kotor si Wowo gemoy dijadiin tumbal sama wowo padahal otak sesungguhnya si wowo yang menghabiskan uang apbn utk dikorupsi lewat program mbg…!!

  9. wkwkwkwk…mana nih Aris Wijayantolol/af/Anonim Babi GuRun alias BabRun masih terus ngumpet‼️
    Terbukti kan kehebatan, kebenaran netizen cerdas yang sering lu katain kadrun, Yaman itu⁉️
    Lu diajakin ke jalan yg benar malah pilih jalannya SETAN, gimana sih lu⁉️🤣😜😂😝

  10. Rencana sistematis untuk menciptakan chaos di Indonesia dan menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil diendus.

    Langkah radikal Prabowo memotong anggaran siluman demi mendanai Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih telah memicu “gempa bumi” di kalangan elite korup. Kecewa karena kehilangan jatah proyek gaya lama, kelompok oposisi sakit hati bersama pasukan buzzer kini giat memproduksi kebencian untuk mendelegitimasi negara.

    Pemerintah bersiaga menghadapi gempuran propaganda digital yang dirancang untuk mengadu domba rakyat. Jangan mau dihasut! Amankan barisan

    https://www.facebook.com/reel/1652381286014464

  11. Benar sekali, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) adalah pihak yang membentuk Badan Gizi Nasional (BGN) dan mengangkat Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN yang pertama. Jokowi melantik Dadan di Istana Negara Jakarta pada 19 Agustus 2024

  12. masih juga buzzer nya nyalahin wiwi doang…padahal rakyat dah tahu siapa yg deal politik terbentuknya BGN itu
    wiwi dan wowo itu sama…sama2 maling uang rakyat