🇮🇷Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menolak pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Selat Hormuz akan segera dideklarasikan sebagai wilayah AS. 🇺🇸
Melalui unggahan di media sosial X, pada Sabtu (15/8/2026), Gharibabadi menegaskan bahwa pembukaan dan penutupan Selat Hormuz hanya berada di bawah komando Iran.
“Trump mengatakan bahwa setelah Iran kalah, ia akan segera menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika! Selat Hormuz tidak bisa direbut melalui cuitan, kapal induk, dekrit, ataupun pidato kampanye. Iran tidak takut pada ancaman maupun gentar oleh unjuk kekuatan,” ujarnya.
Ia juga meminta Trump menerima kenyataan bahwa AS telah mengalami kekalahan strategis dalam perang yang berlangsung sejak akhir Februari tersebut.
“Terimalah kenyataan ini sekali dan untuk selamanya: Hingga saat ini, Anda telah mengalami kekalahan strategis yang serius; Selat Hormuz adalah milik Iran—dulu, sekarang, dan di masa depan—dan selat ini hanya akan ditutup atau dibuka di bawah komando Iran. Selama Anda tidak menerima kenyataan kekalahan ini dan tidak menghentikan ilusi Anda, Iran akan terus memberlakukan blokade tersebut,” tandasnya.







wk..wk..wk…dasar orang licik ninggalin wartawan di pesawat buat nyelametin diri sendiri kabur masuk ke mobil katering bandara😂😂