Logika tumpul pembela pemerintah yang menolak bahwa kondisi ekonomi masyarakat saat ini lagi susah, lalu memberi bukti dengan larisnya mobil-mobil di GIIAS (Pameran otomotif terbesar di Indonesia).
Logika salah ini diluruskan Ferry Irwandi:
“Fakta bahwa di satu sisi ada kelompok kecil masyarakat yang sebegitu gampangnya borong mobil di GIIAS saat sebagian besar lagi bahkan terguncang hanya untuk perkara mempertahankan kehidupan, membuktikan betapa jomplangnya distribusi pendapatan di masyarakat kita sekarang.”
https://www.threads.com/@irwandiferry/post/DbzROHTEy0_
Menilai ekonomi satu negara dari transaksi di pameran otomotif elit itu seperti mengukur tingkat kelaparan nasional dari antrean restoran bintang lima. GIIAS itu pameran segmentasi khusus untuk kelas menengah ke atas.
Logika yang menyamakan daya beli segelintir kaum berduit dengan nasib ratusan juta rakyat Indonesia justru membuktikan satu hal:
Betapa bodohnya kemampuan pendukung pemerintah dalam membedakan antara gaya hidup kelompok elit dan indikator ekonomi makro yang sebenarnya.







yg koar2 in this economy itu haya menyebarkan fear, aslinya rakyat kehidupannya baik2 saja dan lebih baik
spt iblis dan syaitan yg menghembuskan ketakutan soal rezeki padahal rezeki sudah dijamin Allah
wk..wk..wk..baik2 apa tong..
lu liat berita yg jd maling/ begal motor anak2 muda
wowwww mantepp drunnn nabinya kadrun baru aja bersabda
di sisi lain kadrun2 masih harus nyicil kredit Honda beat tiap bulan 😆😂😆😂😆😂😆😂😆😂😆😆😂😆