Nilai total komitmen hadiah dalam sayembara pembuktian ijazah SMA atau sederajat milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilaporkan telah mencapai lebih dari Rp5 miliar per hari ini, SELASA 26 AGUSTUS 2026.
Sayembara ini pertama kali diumumkan pada 9 Agustus 2026 oleh Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana.
Menurut Denny, gerakan ini merupakan bentuk partisipasi publik untuk mengawasi polemik keabsahan ijazah yang belum kunjung selesai.
Fakta Seputar Sayembara Ijazah Gibran:
- Sistem Komitmen Dana: Denny Indrayana menegaskan bahwa pihak penyelenggara tidak mengumpulkan uang tunai atau transfer di awal dari para partisipan. Peserta hanya mendaftarkan pernyataan komitmen nominal dana yang bersedia mereka berikan jika ada pihak yang berhasil menunjukkan ijazah tersebut.
- Jumlah Partisipan: Hingga laporan terakhir, tercatat sudah ada 176 orang yang menyatakan komitmen untuk berkontribusi menambah nilai hadiah.
- Lonjakan Hadiah: Sejak pertama kali dibuka, nilai sayembara terus meroket. Dari awalnya hanya Rp100 juta, nilai tersebut terus naik melewati angka Rp1 miliar, Rp2 miliar, hingga laporan terkini yang dikonfirmasi di Rp5.183.000.052.
- Janji Denny: Denny menyatakan akan langsung berhenti mendesak Gibran mundur jika ada pihak yang bisa menunjukkan bentuk fisik ijazah SMA asli tersebut kepada publik.
- Konsekuensi Hukum: Denny menegaskan bahwa jika ijazah asli tersebut terbukti tidak ada, Gibran dianggap tidak memenuhi syarat (TMS) dan wajib berhenti atau diberhentikan dari jabatan Wakil Presiden.






