Seorang Gadis Korea yang Dulunya Membenci Islam, Datang Kepadaku Hari ini Untuk Menyatakan Keislamannya

Pendakwah Muhammad Umair baru saja menceritakan kisah seorang gadis Korea.🇰🇷

Beberapa hari lalu, saya menerima pesan di Instagram dari seorang gadis Korea yang mengatakan:

“Halo Imam, nama saya Yunor, saya seorang kreator konten dan influencer media sosial, saya ingin berbicara dengan Anda melalui telepon.”

Saya memberikan nomor telepon saya kepadanya, dan dia langsung menelepon saya….

Dia berkata, “Halo Imam, nama saya Yunor, saya seorang kreator konten dan saya memproduksi video untuk media sosial.” Kemudian dia mulai menceritakan kisahnya…

Dia mengatakan bahwa dua bulan lalu dia memutuskan untuk membuat konten tentang Islam untuk memberi tahu orang-orang tentang hal-hal baik dan hal-hal buruknya (menurutnya), karena awalnya dia tidak menyukai Islam.

Dia pernah mendengar bahwa Islam menindas perempuan dan membatasi mereka untuk mengenakan hijab…

Namun ketika dia memulai penelitian… dan setelah hanya tiga hari belajar

Saya terkejut, karena saya tidak menemukan sesuatu pun yang layak dibenci.

Kemudian saya melanjutkan pencarian saya dan meminta salinan Al-Quran dalam bahasa Korea.

Dan dia mulai membacanya….

Lalu terjadilah apa yang selalu terjadi ketika hati mendekat kepada Al-Quran.

Sungguh-sungguh –

Al-Quran meresapi hatinya….

Dan dia berkata kepadaku:

Dulu saya membenci hijab, tetapi sekarang saya mulai memakainya. Saya mencari dua kalimat syahadat di Google dan menghafalnya, lalu saya melafalkannya di rumah dan memeluk Islam. Namun, saya melihat Anda di media sosial mengajarkan syahadat kepada orang Korea, jadi saya ingin menyatakan keislaman saya melalui Anda.”

Jadi saya menyuruhnya datang pada hari Minggu….

Hari ini dia datang kepadaku…

Dengan hati yang penuh keyakinan, mata yang bersinar terang, dan lidah yang mengucapkan kebenaran…

Dia membacakan dua kalimat syahadat dan menyatakan bahwa dia telah memeluk Islam.

Lalu hatiku langsung tertuju pada fakta ini:

HIDAYAH bukanlah berada di tangan siapa pun… melainkan, itu adalah karunia dari ﷲ yang Dia berikan kepada siapa pun yang Dia kehendaki.

Sebagaimana Al-Quran mengubah hati Umar bin al-Khattab Radialllahuanhu, Al-Quran juga telah mengubah hati seorang saudari Korea saat ini.

Aku memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa agar Dia tetap teguh dalam Islam, dan agar Dia memudahkan urusan keagamaannya… Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar