Kepada Para Penderita Islamofobia yang Menyerang Saya Karena Saya Berpindah dari Kristen ke Islam
Ada sesuatu yang ingin saya katakan kepada mereka.
Saya lahir di Korea pada tahun 1986, dan pada tahun 2009, saya meninggalkan Kristen dan memeluk Islam.
Bahkan setelah berpindah, saya mempelajari Islam selama lebih dari 10 tahun sambil bepergian ke beberapa negara Timur Tengah. Saya belajar demi diri saya sendiri, karena saya tidak bisa membiarkan diri saya mempercayai agama yang salah.
Jadi, tolong yakinlah: Islam memang agama kebenaran.
Saya percaya bahwa Islamofobia bukan sekadar ketidaktahuan, melainkan semacam penyakit.
Saya pun, ketika masih Kristen, memiliki banyak prasangka aneh tentang Islam. Tetapi setelah melepaskan diri dari prasangka-prasangka itu, kesehatan saya membaik dan hidup saya berubah.
Hidup tanpa Islam bukanlah hidup yang sejati. Bahkan jika saya ditawari ratusan miliar, saya tidak akan pernah meninggalkan Islam. Saya bahkan tidak bisa membayangkan hidup tanpa Islam.
(Sumber: X)






