Akun X @MenchOsint:
Fakta menarik: Sebagian besar kapal tanker minyak yang melintasi Selat Bab el-Mandeb saat ini terkait dengan Rusia.
Tidak ada satu pun kapal tanker minyak yang terkait dengan Israel atau Arab Saudi yang melintas.
Konfirmasi Google AI:
Klaim tersebut akurat dan mencerminkan dinamika blokade maritim yang terjadi saat ini di Selat Bab el-Mandeb. Lanskap pelayaran di wilayah tersebut telah berubah drastis akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Berikut adalah rincian mengenai situasi kapal tanker di Selat Bab el-Mandeb saat ini:
- Dominasi Kapal Tanker Terkait Rusia: Sebagian besar kapal tanker minyak yang saat ini berani melintasi Selat Bab el-Mandeb adalah armada yang terkait dengan Rusia atau membawa minyak mentah Rusia. Karena Rusia mempertahankan hubungan diplomatik dengan Iran (penyokong utama kelompok Houthi), kapal-kapal ini mendapatkan jaminan keamanan dan tidak menjadi target serangan.
- Blokade terhadap Arab Saudi: Kelompok Houthi di Yaman secara resmi telah mendeklarasikan blokade laut terhadap Arab Saudi. Mereka mengancam akan menargetkan kapal apa pun yang memuat atau membongkar muatan di pelabuhan Arab Saudi. Akibatnya, kapal tanker yang terkait dengan Saudi menghindari selat ini atau terpaksa memutar arah. Beberapa kapal Saudi yang nekat melintas dilaporkan harus mematikan sistem pelacakan otomatis (AIS) mereka agar tidak terdeteksi.
- Larangan Total untuk Israel: Sejak awal konflik, kapal-kapal yang dimiliki, dioperasikan, atau terkait dengan Israel menjadi target utama serangan rudal dan drone Houthi di Laut Merah. Oleh karena itu, tidak ada kapal dagang maupun tanker Israel yang mengambil risiko untuk melewati jalur tersebut.








Sekte Wahabi – Yahudi seperti satu dalam tubuh
weleh yang lagi seneng diatas angin…
keduanya jka melintas wajib ditembak
si Wahabi condong ke Amerika dan si Syiah houthi condong ke Rusia. kesimpulan sesama anjing kafir dilarang mendahului.. wkwk..
ya Allah hancurkan salafi dan syiah
ya Rabb binasakan jahanam syiah lakbatullah, jadikan yaman negara spt Arab Saudi
ngibul bin abu nipu nih berita… Hanya Arab Saudi yg ngga boleh lewat. perundingan di Muscat, oman, Israel – AS boleh lewat. lu ikutin informasi, banyak Houthi yg terbunuh. Iran ngemis² minta perundingan dg Arab Saudi. katanya Iran hebat, kalau berani, serang aja Saudi, anak asuhnya Houthi sedang sekarat. Demi Allah, Houthi, pasti lenyap, spt syiah Nusairiyah Suriah…. Mokha banyak diserang pesawar tempur Saudi, houthi banyak yg mampus…
Delegasi Houthi bertemu dengan pejabat Amerika di Oman, memberikan lampu hijau kepada kapal-kapal Amerika dan Israel
Zaman Usman RA, Yahudi Yaman, kreator Syi’ah, Abdullah bin Saba’, melakukan siasat yg sama ‼️
Hakekat slogan pemberontak syiah Houtsi:
الموت لأمريكا والموت لإسرائيل
“matilah Amerika dan matilah Israel”
Adalah…
Mereka menghubungi Abu Ivanka dan memperdengarkan sebuah puisi yang memujinya, berjanji untuk menjadi pelayannya dan orang-orang yang disayanginya.
وهم يفضلون بشكل واضح
Houtsi ga mau perang lawan Amerika…!
dasar kau biji cuma omon omon…isi chat kau banyak nipu
emang kepala kopong kau
nih kau catat ya supaya gak nipu sana sini…
kapal kapal tanker atau kapal dagang dan kontainer dari ASu dan zionis israhell dan yang berafiliasi dengan kedua negara terkutuk tsb sudah ada dan banyak yang di rudal oleh Houthi ketika melintasi selat bab Al mandeb…
178 kapal tanker… militer… kontainer… dagang…
yang sudah di rudal dengan
rudal balistik
rudal anti kapal
dan drone
ada yang tenggelam
ada yang rusak parah
ada yang di bajak ke Yaman
tuh data
kau simpan
kau hapal
jangan ngibul lagi kau
kalau kurang jelas datang ke rumahku…ayok kita debat
PEJABAT HOUTHI: “KAMI TIDAK MENARGETKAN AMERIKA DAN ISRAEL, KAMI HANYA MENARGETKAN ARAB SAUDI”
Pejabat senior Houthi, Nasr al-Din Amer, menyampaikan pesan langsung kepada Presiden AS Donald Trump dalam wawancara bersama Piers Morgan Uncensored. la mengatakan, “Kami tidak memulai perang ini dan kami tidak menargetkan Anda.”
Amer juga menegaskan bahwa Houthi tidak menjadikan Amerika dan Israel sebagai sasaran dalam konteks yang ia bahas, seraya menyebut Arab Saudi sebagai pihak yang menjadi sasaran utama. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah ketegangan yang kembali meningkat antara Houthi, Riyadh, dan Washington.
Pernyataan Amer mencerminkan narasi Houthi bahwa kelompok tersebut bertindak sebagai pihak yang merespons konflik, bukan sebagai pihak yang memulainya. Namun, klaim tersebut merupakan posisi politik Houthi dan perlu dibaca dalam konteks rangkaian konflik serta serangan yang melibatkan kelompok tersebut dan negara-negara regional.
Delegasi Houthi bertemu dengan pejabat Amerika di Oman, memberikan lampu hijau kepada kapal-kapal Amerika dan Israel
Zaman Usman RA, Yahudi Yaman, kreator Syi’ah, Abdullah bin Saba’, melakukan siasat yg sama ‼️