Bintang MCU: “Saya tidak pernah takut untuk mendukung Palestina secara terbuka di Hollywood”

Florence Pugh mengatakan bahwa ia “tidak pernah takut” untuk secara terbuka mendukung Palestina🇵🇸 di Hollywood, dan ia “tidak mengerti mengapa butuh waktu begitu lama bagi orang-orang untuk mulai angkat bicara dan benar-benar merasakan simpati.”

“Anehnya, menurut saya, fakta bahwa begitu banyak orang justru tidak [angkat bicara] malah membuat saya semakin bingung—dan mungkin justru membuat saya merasa semakin benar untuk membicarakannya. Namun, hal itu masih terus terjadi. Bayi-bayi masih kehilangan nyawa. Para ibu masih menderita. Sungguh mengerikan menyaksikan penderitaan semacam itu ketika sebagian besar hidup kita seolah terus berjalan maju. Menurut saya, itulah hal yang juga terasa sulit bagi saya terkait media sosial: Bagaimana saya bisa mengatakan bahwa saya sedang menikmati waktu yang menyenangkan, padahal hanya dengan sekali gulir layar ke atas, saya melihat seorang bayi yang telah kehilangan ayah dan ibunya?”

Kutipan tersebut berasal dari wawancara Florence Pugh dalam artikel utama (cover story) bersama Vanity Fair yang diterbitkan pada 25 September 2026.

Poin Utama Pernyataan Florence Pugh

  • Realitas Krisis yang Terus Berlanjut: Ia menegaskan bahwa situasi tragis di Palestina masih terus terjadi, di mana bayi-bayi terus gugur dan para ibu terus mengalami kepedihan mendalam.
  • Kesenjangan Emosional: Pugh merasa sangat berat menyaksikan penderitaan tersebut secara daring sementara kehidupan pribadinya dan dunia di sekitarnya tampak terus berjalan normal seperti biasa.
  • Dilema Media Sosial: Ia menyoroti fenomena algoritma media sosial yang mencampurkan momen-momen menyenangkan dengan tragedi kemanusiaan yang memilukan dalam satu guliran layar (scroll). Hal ini membuatnya merasa bersalah untuk membagikan momen bahagia ketika di saat yang bersamaan ia melihat anak-anak kehilangan orang tua mereka.

Pernyataan ini mencerminkan keresahan emosional yang juga dirasakan oleh banyak pengguna media sosial global dalam merespons krisis kemanusiaan di era digital.

Florence Pugh adalah seorang aktris berbakat asal Inggris yang dikenal luas berkat kemampuan aktingnya yang luar biasa dalam berbagai genre film, mulai dari drama independen hingga waralaba aksi Hollywood berskala besar. Lahir di Oxford pada 3 Januari 1996, Pugh telah mengukir reputasi sebagai salah satu aktris paling menonjol di generasinya dengan berbagai nominasi penghargaan bergengsi, termasuk Academy Award dan BAFTA Awards.

Marvel Cinematic Universe (MCU): Pugh resmi bergabung dengan Marvel sebagai Yelena Belova, adik angkat Natasha Romanoff. Karakternya diperkenalkan pertama kali lewat film Black Widow (2021) dan serial Hawkeye (2021), serta kembali muncul dalam proyek seperti Thunderbolts*.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *