Shaun King adalah seorang penulis, aktivis HAM, dan mantan pendeta AS yang resmi menjadi mualaf pada Senin, 11 Maret 2024, yang bertepatan dengan malam pertama bulan suci Ramadan 1445 H di Amerika Serikat.
Shaun King sangat aktif melalui media sosialnya membela kaum tertindas terutama di Palestina dan juga di Yaman.
Dalam konflik Yaman, Shaun King mengkritik keras kebijakan Arab Saudi yang melakukan perang, blokade, dan penindasan terhadap rakyat Yaman.
Karena kritik kerasnya itu, dia sekarang merasa tidak aman lagi untuk umroh atau haji di tanah suci.
Berikut postingan Shaun King di utas X (25/9/2026):
“Kemungkinan besar, tidak aman lagi bagi saya untuk mengunjungi Arab Saudi guna menunaikan ibadah Haji atau Umrah. Begitulah informasi yang saya terima.
Saya ingin memperjelas satu hal.
Sungguh menjijikkan bahwa tindakan mengkritik sosok yang disebut sebagai Putra Mahkota—apa pun sebenarnya arti gelar itu—bisa membuat seseorang dilarang datang ke Makkah atau Madinah.
Dan saya ingin menegaskan hal ini, karena ini adalah bentuk tindakan yang sewenang-wenang dan kejam.
Putra Mahkota Arab Saudi paham betul bahwa umat Islam begitu mendambakan kunjungan ke Makkah dan Madinah, hingga mereka rela membiarkan dirinya (MBS) lolos begitu saja dari perbuatan memotong-motong tubuh seorang jurnalis (Jamal Khashoggi) sampai tewas saat korban masih hidup.
Dan saat ini juga. Maksud saya, tepat ketika kita sedang berbicara…
Putra Mahkota Arab Saudi TERUS membombardir Yaman. Sungguh mengerikan.
Tahukah Anda berapa banyak orang yang TEWAS di Yaman—terutama perempuan dan anak-anak—akibat BLOKADE SAUDI?
Coba cari di Google. 377.000 jiwa!!!!
Izinkan saya menjelaskan besarnya angka tersebut. Jumlahnya lebih besar daripada korban di Gaza, namun umat Islam hampir tidak bereaksi, hampir tidak bersuara, bahkan seolah-olah menganggap kejadian itu tidak pernah ada.
Masyarakat Yaman benar-benar merasa seolah-olah mereka tidak terlihat oleh sebagian besar dunia. Tahukah Anda betapa besarnya kecintaan Nabi kita ﷺ terhadap Yaman??? Kaum beliau BERASAL dari Yaman.
Namun, karena orang-orang takut pada MBS—mengingat ia tega memotong-motong tubuh orang dan memenjarakan para ulama hanya karena cuitan (silakan cari di Google)—atau karena mereka takut kehilangan akses ke Makkah dan Madinah…
KITA AKHIRNYA DIAM SAJA TERHADAP KETIDAKADILANNYA YANG NYATA. Sungguh keterlaluan.
TAHUKAH ANDA bahwa Arab Saudi telah menjatuhkan lebih dari 1.100 bom hanya dalam serangan-serangan terbaru di Yaman, namun Anda bahkan tidak mengetahuinya?
Coba tanya @grok berapa kali Arab Saudi membombardir Yaman belakangan ini. Anda harus mencari tahu sendiri karena pemberitaan memang tidak meliput serangan bom secara adil.
Maksud saya, pemboman Yaman oleh Arab Saudi dianggap bukan berita penting. Seolah-olah mereka memang pantas menerimanya, jadi kita pun mengabaikannya.
Namun, jika Yaman membombardir pihak mana pun, hal itu langsung menjadi berita besar. Kita dicekoki narasi bahwa itu adalah bentuk terorisme.
Padahal, saya belajar bahwa setiap kali kaum miskin melawan—sepanjang sejarah umat manusia—hal itu selalu dicap sebagai kekerasan; namun ketika orang kaya menjatuhkan bom, hal itu dianggap sebagai tindakan pemerintah (yang sah dilakukan).
Dengan kata lain, negara-negara kaya menjatuhkan bom, sehingga tindakan mereka tidak dianggap sebagai berita penting; karena itu bukan kekerasan, melainkan sekadar urusan pemerintahan.
Namun, jika Anda miskin dan Anda melawan, hal itu tidak pernah dianggap sebagai urusan pemerintahan. Tidak pernah pula dianggap sebagai urusan biasa. Itu adalah tindakan kekerasan, dan hampir selalu dipandang sebagai tindakan ilegal, tidak etis, atau bahkan jahat maupun terorisme.
Intinya adalah ini: MBS bisa lolos begitu saja dari terlalu banyak hal—karena orang-orang sangat takut padanya dan mereka ingin agar selalu bisa menunaikan ibadah haji dan umrah.”
👇👇








terwo si af dran-drun & Ali bajrie ngumpet
Aman kok. Gak perlu fitnah
aku rasa ini bukan soal syiah dan sunni, ini lbih kpd soal politik, ambisi dan kekuasaan… kita perlu lihat fakta… hmhhh.. semoga keadilan berjalan sebagaimana mestinya.. aamiiin ya Allah
Iya sih bener juga. apa yg dilakukan oleh Saudi lebih kejam dari yang dilakukan israel ke palestine.
sama saja bahkan israel berani membunuh nabi
Kalau ada yang coba membungkar kejahatan saudi walaupun kejahatan tersebut sudah jelas terlihat, biasanya langsung dibalas otak primitif pemujanya dengan umpatan – dasar syiah laknatullah, pelaku mut’ah, takiyah, ahlul bidah, penyembah kubur, plus semua umpatan warisan dari keluarganya pada keluar. ayo kita debat dasar bahlul, baca FB ana (padahal FB dia isinya full sampah).
dia kontol