Misionaris dari Korsel jajakan Yesus kepada para Santri di alun-alun Salatiga

✍️Widi Astuti

Kemarin itu ada kejadian yang membuat kening berkerut. Kejadian nyata di alun-alun Salatiga. Dialami oleh santri di sebuah ponpes di Salatiga.

Saat itu para santri sedang acara jalan-jalan refreshing di alun-alun. Tiba-tiba ada seorang misionaris asing yaitu misionaris dari Korsel yang menawarkan agamanya. Wajahnya khas ahjussi Korea. Wajah pria paruh baya bermata sipit dan kuning langsat.

Bahasa Indonesianya sudah lumayan lancar. Karena dia sudah 7 bulan tinggal disini. Dia bersikukuh berkhotbah menyampaikan keyakinannya.

Tentu saja pengasuh Ponpes jengkel, itu wajar banget. Kemudian berusaha menerangkan kepada Si Misionaris bahwa tidak boleh menyebarkan agama kepada orang yang sudah memeluk agama. Tetapi Si Misionaris masih ngeyel juga. Terlihat sekali dia sangat militan.

Ya gimana gak militan. Dia rela terbang jauh-jauh dari Korsel ke Indonesia. Kemudian nangkring di Salatiga. Entah habis ini dia nangkring ke kota mana lagi, hanya dia yang tau.

Selama ini kita hanya tau bahwa Korsel adalah “Raja Ekspor Budaya Asia”. Bahwa K-Pop dan Drakor berhasil mewarnai entertainment global kelas dunia.

Tapi jarang yang tau bahwa Korsel juga “Raja Pengirim Misionaris Terbesar se-Asia” atau nomer 2 sedunia. Peringkat satu masih diduduki Amerika Serikat.

Tercatat di tahun 2012 gereja Korsel mengirim 24.000 misionaris ke 170 negara. Dan sekarang angkanya sudah menyentuh 60.000 misionaris. Jumlah yang fantastis.

Gereja-gereja besar di Korsel seperti Yoido Full Gospel, Myungsung Church dll punya program pengutusan khusus. Myungsung saja di tahun 2012 sudah mendukung 61 misionaris full time (digaji oleh gereja) dan 126 keluarga misionaris dikirim ke 52 negara. Itu baru satu gereja lho.

Darimana dananya? Dari jemaatnya.

Saat ini Korsel merajai dunia entertainment dan otomotif. Para artis Korea pun tak ketinggalan menjadi donatur gereja. Mereka sangat jor-joran ketika berdonasi ke gereja.

Jadi meskipun para artis K-Popers itu bajunya buka-bukaan, tapi mereka tak pernah lupa berderma ke gerejanya. Kemudian gereja Korsel mengutus para misionaris ke negara dunia ketiga, termasuk Indonesia. Terkadang juga hanya dananya saja yang mengalir.

Tau Rosa Blackpink? Tau Siwon? Atau Taeyang? Mereka semua taat beragama. Mereka rajin ke gereja. Bahkan Minzy kuliah teologi di Universitas Baekseok. Dan mereka tak pernah lupa untuk menyumbang gereja dalam jumlah fantastis.

Konsep agama Kristen berbeda dengan Islam. Kristen adalah agama organisasi yang terpusat. Setiap pemeluk Kristen hanya bisa beribadah di gerejanya masing-masing. Tak bisa beribadah secara bebas di gereja manapun seperti agama Islam yang bisa sholat di masjid manapun.

Dalam agama Kristen ada kewajiban perpuluhan. Yaitu menyerahkan sebagian (10%) pendapatannya ke gereja. Dan dari sinilah salah satu sumber pendanaan untuk para misionaris. Disamping sumber-sumber lainnya.

Artis Korea yang relijius dan tajir melintir juga menyerahkan 10% pendapatannya ke gereja. Belum lagi dari jemaat lainnya. Dana inilah yang bisa mensupport para misionaris Korsel diterbangkan ke berbagai negara lain di penjuru dunia. Termasuk misionaris Korsel yang mendarat di Salatiga.

So, kalau ketemu Ahjussi di video ini, gak usah kaget kalau dia rajin berkhotbah. Karena dia memang misionaris Korsel yang dikirim ke negeri +62. Gak usah terpesona terbawa suasana drakor ya. Tapi mending dikasih tau baik-baik tentang Undang-undang di negeri ini. Bahwa tak boleh menyebarkan agama kepada orang lain yang sudah memeluk agama.

Silahkan penginjilan, tapi di dalam hutan sana yang masyarakatnya masih menganut animisme & dinamisme.

Salam Damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 komentar

  1. orang ini gak salah,,dia kafir kristen,jadi dia wajar menjajakan agamanya kepada yang beda agama dengan dia,,ini namanya mengabdi pada agamanya..

    beda dengan lulusan pesantren,,lulus ilmu agama bukannya mengabdi pada masyarakat atau menyebarkan agama ke minoritas ISLAM eehh malah mengabdi pada Kyai…

    1. Hehheheeee…sok tau…..intinya hormati keyakinan agama lain….masing2 punya tuhan….koq nawarin sorga yg lain….hehehee….emangnya semua santri yg lulus langsung jadi jongos kyai …enggak lah …balik kampung semua…ngamalin ilmu agama….