Messi mati kutu

Messi akhirnya betul-betul bisa dimatikan. Tak ada lagi mukjizat melalui kaki-kaki kecilnya begitu aliran nyawa dari pasukannya terputus.

Dia terpenjara dalam sepi yang menyayat. Sunyi tanpa tepi. Sejak menit awal dia sudah bersenandung lagunya Titik Sandora, yang di kemudian hari dinyanyikan Yuni Sara.

“Sunyi seepi sendiriiii. Sejak ngga kau oper lagi…”

Spanyol berhasil mematahkan takdir Messi untuk dilantik jadi ‘nabi sepakbola’ di usia senjanya.

Strategi penguasaan bola superior dan pressing ketat dari lini tengah Spanyol yang dikomandoi oleh Rodri benar-benar membuat Lionel Messi terisolasi dan tidak berdaya sepanjang laga.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai performa Messi dan jalannya laga final berdasarkan laporan ESPN dan Yahoo Sports:

Rekor Statistik yang Buruk

  • Nihil Tembakan Tepat Sasaran: Pengawalan ketat Spanyol membuat Argentina gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) hingga laga berakhir.
  • Kekeringan Peluang: Argentina bahkan baru bisa melepaskan tembakan pertamanya (itupun tidak tepat sasaran) pada menit ke-115 babak perpanjangan waktu.
  • Minim Sentuhan: Messi terisolasi di lini depan dan hanya mencatatkan 15 sentuhan di babak pertama, serta total 54 sentuhan sepanjang 120 menit laga berjalan.

Jalannya Pertandingan & Drama Kartu Merah

  • Dominasi Total Spanyol: Sepanjang 105 menit awal, La Roja mendominasi permainan dengan mencatatkan 68% penguasaan bola dan memberondong gawang Argentina dengan total 20 tembakan.
  • Tembok Emiliano Martínez: Kiper Argentina sempat memperpanjang napas timnya dengan membuat rekor 12 penyelamatan gemilang di final Piala Dunia.
  • Petaka Kartu Merah: Gelandang Argentina, Enzo Fernández, diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua pada masa injury time babak kedua karena pelanggaran kerasnya.
  • Gol Penentu: Ferran Torres yang masuk sebagai pemain pengganti sukses memecah kebuntuan lewat golnya di menit ke-106 memanfaatkan umpan sundulan Nico Williams.

Kekalahan ini menjadi akhir yang emosional bagi turnamen Piala Dunia terakhir Messi, yang tertangkap kamera menangis di lapangan setelah peluit panjang berbunyi. Spanyol pun resmi mengamankan gelar juara dunia kedua mereka sekaligus mengubur ambisi Argentina untuk mempertahankan trofi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar