
Preman Mabuk Dibacok Pedagang Pecel Lele, Gara-gara Sering Ganggu Jualan
Polisi Tangkap Pedagang Pecel Lele
Tiga preman mengalami luka usai terlibat keributan dengan pedagang pecel lele di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (19/11/2025) malam. Pelaku berinisial W, pemilik warung pecel lele ditangkap polisi usai kejadian tersebut.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan keributan terjadi sekitar pukul19.00 WIB. Mulanya, korban berinisial U diketahui anggota sebuah Organisasi Kemasyarakatan (ormas) bersama dua pemuda lainnya nongkrong di warung.
“Korban datang dalam kondisi mabuk, lalu terjadilah keributan. Si tukang pecel lele langsung mengarahkan kapaknya ke korban,” ujar Kapolsek Cileungsi Kompol Edison.
Dua teman korban yang mencoba membantu juga ikut dipukul dan mengalami luka ringan.
“Dari tiga orang, satu luka bacok dan dua lainnya luka ringan,” jelas Edison. Para korban sempat dilarikan ke rumah sakit.
Polisi mengamankan dua pelaku: pedagang pecel lele dan keponakannya.
“Keponakan pelaku sempat memegang tubuh korban karena dia membawa golok,” tambah Edison.
Keributan ini diduga dipicu akumulasi kemarahan pelaku, karena korban disebut kerap membuat onar saat mabuk dan merusak dagangan hingga mengusir pelanggan.
***
Pegiat media sosial Ardianto Satriawan mengomentari:
Di negara beneran, W dan keponakannya tinggal telpon 112.
Beberapa menit kemudian polisi datang, tiga preman diamankan.
W dan keponakan tinggal melanjutkan jualan pecel lele.
Tapi ya, itu kalau negara beneran.







Komentar