Minta hujan tapi dengan cara syirik

Meminta hujan dengan cara syirik adalah perbuatan mengaitkan atau memohon turunnya hujan kepada selain Allah SWT, yang dalam ajaran Islam dikategorikan sebagai dosa besar karena mencederai tauhid.

Daripada dibuang, mending dawetnya dibagikan untuk orang yang lagi kehausan, malah berpahala sedekah. Dawet segar di musim panas cetar kayak gini pastilah dicari banyak orang. Sambil mbagi dawet sambil berdoa agar hujan turun.

Lebih tepat lagi diiringi Sholat istisqo seperti Pemkab Bogor. Seusai sholat, sorenya hujan pun turun.

Hujan deras mengguyur kawasan Cibinong dan sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Jumat sore. Hujan turun setelah dilanda kemarau panjang hingga menyebabkan kekeringan dan kekurangan air bersih.

“Betul (kawasan Cibinong) sedang hujan sekarang, Alhamdulillah. (Intensitas) Cukup deras, lumayan. Tadi awal deras, tapi sekarang sudah mulai berkurang intensitasnya, masih hujannya, tapi nggak deras kayak awal tadi,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jumat (18/9/2026).

Hujan sore ini turun setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama ulama dan warga menggelar salat Istisqa atau salat meminta hujan di Alun-alun Kabupaten Bogor pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Salat digelar karena kemarau panjang dan sejumlah wilayah mengalami kekeringan.

“Kita melaksanakan salat Istisqa, memohon hujan. Di mana kemarau dengan intensitas yang cukup panjang, bukan hanya terjadi di Kabupaten Bogor, terjadi di beberapa kabupaten/kota di Indonesia. Sumur-sumur mulai kering, lahan-lahan pertanian, saluran irigasi juga mulai mengering,” kata Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada wartawan, Jumat (18/9).

“Agar petani kita bisa menanam lagi, agar masyarakat kita air-air di rumahnya dapat terisi kembali, dan tentunya keberfaatannya untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

https://news.detik.com/berita/d-8668873/hujan-deras-guyur-bogor-sore-ini-usai-warga-gelar-salat-istisqa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 komentar

  1. itulah ajaran kaum RAHAYU… makanan buat manusia malah buat ngotori lingkungan…akalnya ga dipake untuk berfikir…Allohlah pencipta dan penguasa Alam jagat arya ini, mintalah sama Alloh yang maha kuasa ats segalnya, bukan malah ngotori lingkungan…

  2. Jatim memang Banyak Syiriknya, sebab itulah KH Hasyim Ashari dirikan NU disana untuk Da’wah. Jateng no.2nya. Dan yang Menyebabkan NKRI Hancur karena selama 80 tahun Presidennya Memiliki Tradisi Kesyirikan itu dan Diterapkan di Pemerintahan.

    1. NU di jateng, jatim, jogja banyak yang nyleneh seperti klenik, sembah kubur, jilbab 🧕 tidak wajib, minum alkohol 🥃 tak apa karena jamu asal tak mabuk 🍻, bahkan meniru kelompok anti hadis seperti MTA yang saat itu hanya membahas tafsir Al quran saja bukan hadits. Seperti makan daging anjing, biawak,🐸 kodok,makan darah beku (dideh/saren/marus)