Film drama Palestina “Thirteen in Gaza”, memenangkan penghargaan bergengsi Toronto International Film Festival 2026

Film drama Palestina berjudul Thirteen in Gaza (2026), yang disutradarai oleh sutradara debutan Hosam Abu Dan, secara resmi telah memenangkan penghargaan bergengsi NETPAC Award pada penutupan Toronto International Film Festival (TIFF) ke-51 pada September 2026.

Film ini menorehkan sejarah penting karena menjadi film fiksi panjang pertama yang diproduksi dan diambil gambarnya sepenuhnya di dalam Jalur Gaza dalam waktu 12 tahun terakhir. Proses syuting yang berlangsung selama 12 hari di bawah kondisi perang dilakukan dengan kru lokal dan aktor-aktor Palestina setempat. Karena pembatasan perjalanan, sutradara Hosam Abu Dan tidak dapat menghadiri pemutaran perdana dunia film ini di Toronto secara langsung dan terpaksa menyampaikan pidato kemenangan melalui rekaman video dari Gaza.

Ringkasan Informasi Film

  • Judul: Thirteen in Gaza (غزة 13)
  • Sutradara: Hosam Abu Dan (Debut fitur naratif)
  • Penulis Skenario: Khalil Al-Mozian
  • Pemeran Utama: Mary Ziyara (sebagai Raghad) dan Firas Al-Masri (sebagai sang ayah)
  • Pemeran Lain: Nawaf Abu Amra dan Ghassan Salem
  • Penghargaan: NETPAC Award TIFF 2026 (diberikan oleh Network for the Promotion of Asian Pacific Cinema untuk sutradara film fitur pertama atau kedua terbaik dari wilayah Asia-Pasifik).

Sinopsis & Fokus Cerita

Film ini berfokus pada hubungan emosional yang mendalam antara seorang ayah dan anak perempuannya yang berusia 13 tahun, Raghad, yang berjuang bertahan hidup di sebuah kamp pengungsian di Jalur Gaza setelah rumah dan sebagian besar keluarga mereka hancur akibat pengeboman. Ceritanya menyoroti bagaimana Raghad memasuki masa pubertas di tengah lingkungan pengungsian yang padat tanpa privasi dan rasa aman, sementara sang ayah harus menghadapi dilema moral yang sulit demi kelangsungan hidup mereka.

Berbeda dengan dokumentasi perang pada umumnya, film ini sengaja menghindari penggambaran pertempuran secara langsung. Sebaliknya, film ini menyajikan detail kecil kehidupan sehari-hari dan ketahanan manusia yang intim agar potret masyarakat Gaza tidak hanya dipandang sebatas angka korban atau objek penderita.

Pernyataan Juri NETPAC

Juri NETPAC TIFF 2026 (dipimpin oleh Mara Matta bersama Richard Fung dan Panos Kotzathanasis) memberikan pujian tinggi saat mengumumkan penghargaan ini:

“Di tengah genosida yang sedang berlangsung, ‘Thirteen in Gaza’ karya Hosam Abu Dan mengubah penderitaan menjadi sesuatu yang melampaui tontonan atau sekadar rasa iba, melainkan menjadi visualisasi kehidupan yang memikat dalam segala kompleksitasnya. Sebuah film yang berani dan intim, yang mengumumkan kehadiran suara baru yang luar biasa dalam dunia sinema.”

Hak distribusi film ini untuk wilayah Amerika Utara telah resmi diakuisisi oleh Watermelon Pictures untuk segera ditayangkan di bioskop-bioskop Amerika Serikat dan Kanada.

[THIRTEEN IN GAZA | Official Trailer]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *