BUKAN HOUTHI, TAPI ANSARULLAH
Bagi mereka yang enggan berpikir mendalam, “Houthi” mungkin menjadi label yang praktis. Namun, secara analitis, label tersebut mereduksi gerakan berskala nasional ini hanya menjadi nama keluarga semata, serta mengaburkan keragaman, cakupan, dan akar lokal dari basis pendukungnya.
Jika Anda masih menyebut Ansarullah sebagai “Houthi”, simaklah penjelasan berikut:
Keluarga al-Houthi adalah keluarga “sādah” (keturunan Nabi) terkemuka dari aliran Zaidiyah dan kaum Hasyimiyah; mereka berasal dari kota Hūth dan kemudian bermukim di Saada.
Mereka bukanlah sebuah suku yang menaungi Ansarullah, bukan pula keluarga yang menjadi asal-usul seluruh pendukung gerakan tersebut.
Label “Houthi” dipopulerkan oleh pemerintahan mantan presiden Ali Abdullah Saleh saat konflik melawan gerakan ini berlangsung, dengan cara mengaitkan gerakan tersebut pada sosok pendirinya, Sayyed Hussein Badreddin al-Houthi.
Seiring berjalannya waktu, Ansarullah telah berkembang menjadi gerakan politik, sosial, dan militer yang luas, yang ditopang oleh aliansi kesukuan, jaringan keagamaan, personel militer, serta pendukung yang cakupannya jauh melampaui keluarga al-Houthi maupun garis keturunannya.








Syiah KAFIR
ngaku-ngaku keturanan Nabi…. prreeeeettttt!!! Cuihh..
tanya nih,,,
nabi punya keturunan ga?
kalau ga punya terus kamu prreeeeettttt!!! Cuihh, posisi kamu masih okelah.
tapi sayang, ternyata nabi memang punya keturunan! jadi kamu memang seorang pemberani. 😱😱
Syiah kafir dan ngaku-ngaku keturanan Nabi Muhammad….. kampreeeeeeeettt….