Menteri Haji ngeles kemana-mana, kalau punya adab dia langsung berhentikan anaknya

Tere Liye, seorang penulis novel ternama yang dikenal kritis terhadap kebijakan dan tingkah laku pemerintah dan para pejabatnya mengkritik Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf terkait dua anaknya yang jadi Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umroh.

“Kalau elu masih punya nurani, akal sehat, adab dan ahklak, maka segera berhentikan anak elu jadi tenaga ahli Menteri.

Dasar ambyar, bukan elu malah ngeles kemana-mana. Mau elu jungkir balik alasannya, menandatangani sendiri pengangkatan 2 anak sebagai staf ahli adalah nepotisme.

Inilah contoh buruk. Dari pemerintahan buruk. Lucunya, mereka ngaku beragama dan berpendidikan semua,” ujar Tere Liye dikutip dari akun facebooknya, Sabtu (24/10/2026).

Muhammad Jawy:

– Kalau kedua anaknya diangkat sebagai pengurus yayasan, perusahaan, sih silakan saja. Tapi kementerian itu jabatan publik, ada norma dan aturannya.

– Nepotisme itu adalah perbuatan penyelenggara negara yang menguntungkan keluarga atau kroninya diatas kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

– PermenPAN-RB 17/2024 menjelaskan hubungan keluarga dan kerabat adalah salah satu sumber konflik kepentingan (COI atau Conflict of Interest).

– Sebaiknya sebelum menjadi bola salju yang semakin membesar, segera anulir surat pengangkatan tenaga ahli atas kedua anaknya, dan ikuti prosedur yang sesuai regulasi.

– Semoga ini tidak disebut lagi menggurui Pak Menteri Haji ya.

***

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), buka suara untuk mengklarifikasi tudingan nepotisme terkait pengangkatan dua anaknya, Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz, sebagai tenaga ahli di kementeriannya.

Poin-poin klarifikasi yang disampaikan oleh Gus Irfan di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, pada Jumat, 23 Oktober 2026 meliputi:

  • Bekerja Sukarela Tanpa Gaji Awalnya: Gus Irfan menjelaskan bahwa saat Badan Penyelenggara (BP) Haji dibentuk pada akhir 2024, kementerian belum memiliki staf maupun fasilitas kerja. Anak-anak dan para santrinya secara sukarela membantu operasional awal selama 3 hingga 4 bulan tanpa menerima gaji. Setelah organisasi berjalan, sebagian dari mereka ditarik menjadi tenaga ahli.
  • Masih di Bawah Jatah Maksimal: Pengangkatan tersebut diklaim dilakukan secara terukur dan tidak melanggar aturan. Sebagai menteri, ia berhak merekrut 3 staf khusus dan 5 tenaga ahli. Namun, ia hanya mengambil 1 staf khusus dan 4 tenaga ahli.

https://www.beritasatu.com/nasional/3036110/menhaj-irfan-buka-suara-soal-pengangkatan-anaknya-jadi-tenaga-ahli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar

  1. Bagaimana wooiii ANONim (Akal Nol, Otak miNim) MUNAFIK ANJING KURAP PENJILAT TerMul dan TerWo BabRun JANCUK PKI ttg masalah ini. Menteri ini kan pilihan junjungan sekaligus BERHALA SESEMBAHAN mu ya kan⁉️
    Kalau sudah seperti ini gak salah kan Netizen cerdas terus mengkritik mbah GendruWo Wowo Antek asing Gemoy omon omon itu⁉️
    Jangan lu ngeles kalau itu urusan individu menteri dan gak ada kaitannya dengan mbah GendruWo, ngerti gak lu woiii BabRun⁉️

    ngoahahaha…😅🤣😝😂

  2. Pak harto di jatuhkan dengan alasan ya ini, Korupsi, kolusi, NEPOTISME KKN, lah ini di jaman reformasi, malah KKN makin menggila, emang kacau ini pemerintahan dzolim

  3. ini dari golongan nganuswajasufi jadi gak heran doyan korup, kl spt ini kaum ngaswajasufi bin syiah laknatullah diam seribu kata. pinternya cuma bertaqiyah sbg ahlusunnahwaljamaah. kaum dajjal perusak agama.

  4. jadi inget komen salah 1 ternak yg mengglorifikasi kebijakan pembentukan kementerian haji yg terpisah dari kemenag, katanya biar haji dikelola lbh profesional. ini yg dimaksud profesional? 🤣🤣