Kiper Spanyol Unai Simón Sangat Pro-Palestina 🇵🇸

Unai Simón tampil sangat luar biasa dan menjadi pahlawan di bawah mistar gawang saat Spanyol sukses melaju ke babak Final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Texas, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

Ketangguhannya membuat lini serang Prancis frustasi dan tak berkutik.

Performa Impresif Unai Simón vs Prancis

  • Catatan 4 Penyelamatan Krusial: Sepanjang 90 menit laga sengit, Unai Simón jatuh bangun mencatatkan 4 penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap perawan alias clean sheet.
  • Membuat Kylian Mbappé Mati Kutu: Penyerang andalan Prancis, Kylian Mbappé, dibuat tidak berkutik dan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) ke gawang Simón.
  • Momen Frustrasi Lini Serang Lawan: Saking rapatnya pertahanan Simón, Mbappé bahkan kedapatan melanggar keras sang kiper pada menit ke-88 akibat frustrasi melihat Simón mencoba memperlambat tempo permainan, yang berujung kartu kuning bagi kapten Prancis tersebut.
  • Pecahkan rekor Piala Dunia: Unai Simón memegang rekor tak kebobolan (clean sheet) beruntun terlama dalam sejarah Piala Dunia dengan catatan 649 menit. Kiper utama tim nasional Spanyol ini mematahkan rekor legendaris berusia 36 tahun milik penjaga gawang Italia, Walter Zenga, yang sebelumnya bertahan di angka 517 menit sejak Piala Dunia 1990.
  • Kandidat Kuat Penghargaan Golden Glove: Berkat tambahan clean sheet di laga semifinal ini, kiper asal Athletic Bilbao tersebut mengokohkan posisinya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik turnamen yang baru kebobolan 1 gol sepanjang Piala Dunia 2026.

Dukungan Untuk Palestina 🇵🇸

Dukungan Unai Simón untuk Palestina ditunjukan pada saat pertandingan La Liga antara Athletic Bilbao vs Mallorca pada 10 Maret 2025.

Kiper utama Athletic Bilbao dan tim nasional Spanyol, Unai Simón, secara terbuka mengkritik sensor siaran televisi setelah pihak operator liga (La Liga) memilih untuk tidak menayangkan upacara penghormatan resmi yang dilakukan klubnya untuk mendukung rakyat Palestina.

Kiper Athletic Bilbao Unai Simón:

“Penghormatan yang dilakukan klub saya untuk Palestina itu indah dan sangat emosional. Saya benar-benar kecewa bahwa itu tidak ditayangkan di televisi.”

Pernyataan emosional dari Unai Simón tersebut menyoroti perbedaan tajam antara aksi solidaritas kemanusiaan di dalam stadion dengan kebijakan sensor penyiaran di layar kaca:

Latar Belakang Aksi Solidaritas di San Mamés

  • Penghormatan Resmi Klub: Pada laga kandang La Liga melawan Mallorca di Stadion San Mamés, Athletic Bilbao mengundang 11 pengungsi Palestina yang menetap di Basque bersama perwakilan lembaga PBB, UNRWA.
  • Pesan Ketegasan: Layar papan skor digital raksasa di stadion menampilkan pesan mendalam dalam bahasa Basque: “Athletic Palestinaren alde. Stop genozidioa” (Athletic bersama Palestina. Hentikan genosida).
  • Sambutan Meriah Suporter: Seluruh tribun penonton berdiri memberikan standing ovation yang sangat bergemuruh sembari mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan kemanusiaan.

Alasan Unai Simón Kecewa

  • Sensor Siaran TV: Selama rangkaian acara pra-pertandingan tersebut berlangsung, kamera resmi penyiaran LaLiga sengaja memalingkan sorotan atau memotong gambar agar momen penghormatan tersebut tidak terlihat oleh penonton di rumah.
  • Pernyataan Langsung Simón: Menanggapi pemboikotan visual tersebut, Simón menyampaikan rasa sedihnya setelah mendapat kabar dari kerabatnya yang menonton lewat TV. Ia menegaskan bahwa inisiatif yang diambil oleh Athletic Bilbao murni didasari oleh nilai-nilai kemanusiaan, kedamaian, dan solidaritas sosial, sehingga sangat disayangkan jika pesan perdamaian tersebut disembunyikan dari publik luas.

Langkah Athletic Bilbao ini menjadikan mereka sebagai klub LaLiga pertama yang secara resmi dan institusional memberikan penghormatan langsung serta menyuarakan solidaritas terhadap komunitas pengungsi dan rakyat Palestina di atas lapangan hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *