Jajak Pendapat Terbaru: Mamdani Lebih Disukai Warga Yahudi AS Dibanding Netanyahu

Sebuah survei nasional terbaru oleh AP-NORC Center for Public Affairs Research menunjukkan bahwa Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, memiliki tingkat popularitas yang jauh lebih tinggi di kalangan warga Yahudi Amerika dibandingkan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Hasil jajak pendapat ini mencerminkan pergeseran opini dan meningkatnya ketidakpuasan terhadap kepemimpinan perang Israel di kalangan komunitas Yahudi di Amerika Serikat.

Perbandingan Popularitas Tokoh

Berikut adalah detail angka tingkat kedisukaan (favorability) berdasarkan data survei tersebut:

  • Zohran Mamdani: 44% mendukung (favorable), sedangkan 39% tidak mendukung (unfavorable). Ia mengantongi keunggulan net-positif sebesar +5%.
  • Benjamin Netanyahu: 32% mendukung (favorable), sementara 59% tidak mendukung (unfavorable). Posisinya berada di zona net-negatif yang cukup dalam, yakni -27%.

Mengapa Angka Ini Menarik?

Hasil survei dari AP-NORC ini mengejutkan banyak pihak karena posisi politik Mamdani yang sangat kontroversial terkait Israel. Mamdani, seorang politisi democratic socialist, dikenal sebagai kritikus keras pemerintah Israel. Ia sempat menolak mengakui Israel sebagai negara Yahudi, menyerukan divestasi ekonomi, dan berkomitmen mematuhi surat perintah penangkapan dari ICC terhadap Netanyahu jika sang perdana menteri berkunjung ke New York.

Meski pandangannya kerap memicu ketegangan dengan para pemimpin organisasi Zionis lokal, popularitasnya di tingkat nasional secara keseluruhan tetap melampaui Netanyahu. Berdasarkan analisis The Forward dan New York Daily News, tren ini didorong oleh demografi warga Yahudi Amerika yang cenderung sekuler, berusia muda, serta berafiliasi dengan sayap liberal atau Partai Demokrat yang kian kritis terhadap operasi militer jangka panjang Israel di Gaza.

Temuan Kunci Lain dari Survei AP-NORC

Jajak pendapat yang melibatkan lebih dari 1.000 responden Yahudi dewasa ini juga mengungkap beberapa pandangan krusial lainnya:

  • Dukungan Operasi Militer Menurun: Sebanyak 73% responden setuju bahwa respons awal Israel setelah serangan 7 Oktober adalah tindakan yang benar. Namun, hanya 42% yang mendukung kelanjutan operasi militer setelah gencatan senjata berlalu.
  • Tuduhan Genosida: Sekitar 30% warga Yahudi Amerika dalam poling ini menilai tindakan militer Israel di Gaza sudah mengarah pada genosida, meski mayoritas sebesar 49% menolak label tersebut.
  • Peran Pemerintah AS: Sebanyak 38% responden menilai pemerintah AS “terlalu mendukung” Israel, sementara 43% merasa AS kurang memberikan dukungan yang cukup bagi warga Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Netanyahu aja koruptor, makan es krim coklat 🍫 emas yang bisa dimakan saat Israel krisis,mengorbankan orang yahudi apalagi cuma goyim non yahudi dianggap hewan berbentuk manusia.

  2. prabowo menetapkan lagibete ancaman non militer
    mamdani pawai lagibete
    skor pemenang prabowo, kadrun suka tokoh pro lagibete

    1. wowo si biji 🌰 satu yang dijilat bunda teddy indra wijaya? ragowo hediprasetyo (didit prabowo) putra tunggal prabowo perancang busana melambai belum menikah 👰 sama wanita 👩 dan belum punya anak 🧒 itu ? sama seperti harimau 🐯 bilang tidak suka makan daging 🥩, bahkan partai gerindra hampir mengakui hak LGBT seperti PSI