Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan apresiasi atas sikap tegas Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam mengutuk tindakan agresif rezim Zionis Israel di Timur Tengah.
Dalam pernyataan resmi hari ini (25/3/2026), Masoud Pezeshkian menggambarkan ketegasan Ankara sebagai sesuatu yang “patut dipuji” dan mengakui peran penting Turki dalam memperkuat solidaritas dunia Islam.
Ia menekankan bahwa kerja sama antara Teheran dan Ankara sangat penting dalam menghadapi tantangan keamanan regional, terutama karena ketegangan militer di Gaza dan Lebanon terus meningkat.
Tindakan Recep Tayyip Erdogan yang secara terbuka mengutuk kebijakan militer Israel juga dilihat oleh Masoud Pezeshkian sebagai katalisator bagi upaya untuk menyatukan negara-negara Islam agar mengambil langkah-langkah yang lebih terkoordinasi untuk membela kedaulatan regional dan hak-hak rakyat Palestina.
🇮🇷Presiden Iran Masoud Pezeshkian di X:
T.C. Cumhurbaşkanı, aziz kardeşim Sayın R.T. Erdoğan’ın saldırgan Siyonist rejimi kınama konusundaki kararlı tutumu takdire şayandır.Kardeş Türk milleti, uzun yıllardır İslam ümmetiyle dayanışmada önemli bir rol üstlenmiştir. Bu şerefli yolu, ilahî lütufla birlikte devam edeceğiz
“Sikap tegas Presiden Republik Turki, saudaraku tercinta Bapak RT Erdoğan, dalam mengutuk rezim Zionis yang agresif patut dipuji. Bangsa Turki yang bersaudara telah memainkan peran penting dalam solidaritas dengan umat Islam selama bertahun-tahun. Kami akan terus melanjutkan jalan mulia ini dengan rahmat ilahi.”







memuji sekuler namun memerangi sunni bertahun2, sekarang dibomin negara sunni, dulu suriah diapakan semua tahu
politik kekuasaan itu bang..
mmg trjadi klompok2 yg saling berseteru..
kerna kondisi perang..
y mreka saling bidik (exp; sunni bidik syiah, syiah bidik sunni)..
nasionalis, sosialis, jihadis saling bidik..
ad daesh (isis), kurdi & us, pmerintahan Asad & Rusia + Iran, jg jihadis yg kekuatannya brhasil brkonsolidasi d zona yg dipayungi Turkiye..
bukan perang mazhab bang (sunni x syiah)..
perang Suriah itu lebih tepatnya di sebut perang sekterian atau perang saudara, karena ada 700 fraksi bersenjata yg terlibat. setiap fraksi punya agenda dn kepentingan masing-masing