✍🏻Tengku Zulkifli Usman
Dalam 24 jam terakhir, Trump melakukan 7 klaim, yang kesemuanya adalah bohong. Sebuah fakta tentang kekonyolan yang terang benderang.
Trump mengklaim bahwa AS berhasil menekan Iran untuk membuka Selat Hormuz. Faktanya, Iran sendiri yang membuka Selat Hormuz untuk menghormati masa gencatan sisa satu pekan, Karena Israel telah berhenti menyerang Lebanon atas tekanan Iran.
Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi yang menyatakan sendiri di X:
“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi sebagaimana telah diumumkan oleh Otoritas Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran.”
Selat Hormuz saat ini masih 100% dalam penguasaan Iran, dibuka hanya untuk kapal komersial, lewat harus bayar, tidak dibuka untuk semua jenis kapal, kapal militer dilarang lewat, dan kapal kapal yang memiliki hubungan dengan AS dan Israel juga dilarang lewat.
Trump yang dulu memaki Iran dengan “Fucking Bastards” karena Iran tidak membuka Selat Hormuz, sekarang retorikanya melunak menjadi “Thank You Iran for opening the Strait”. Sebuah retorika pengakuan kelemahan didepan Iran.

Trump juga mengklaim bahwa Iran saat ini setuju Uranium nya di serahkan ke AS, ini juga 100% bohong, sikap resmi Iran saat ini soal Uranium tidak berubah, Uranium Iran tidak akan diserahkan kepada siapapun, Uranium Iran bagi Iran adalah sakral dan tidak boleh disentuh siapapun. Itu garis merah Iran.
Carut marut komunikasi Trump bukan hanya terjadi dengan Iran, tapi juga dengan Israel, Israel dikabarkan sangat terkejut dan shock ketika Trump tiba tiba menekan Netanyahu untuk berhenti menyerang Lebanon.
Tel Aviv meminta penjelasan gedung putih soal ini. Israel menganggap Trump mengalah dan menyerah kepada Iran soal Lebanon dan ceasefire. Netanyahu pada dasarnya tidak mau berhenti perang dengan HZB.
Israel menganggap Trump saat ini menyerah banyak ke Iran, Israel merasa Trump mengalah banyak dan bahkan mengesampingkan Israel di Lebanon. Netanyahu dikabarkan marah dan shock dengan keputusan Trump yang meminta Israel berhenti menyerang HZB.
Jika kita melihat realitas di lapangan, tidak ada satupun klaim Trump yang jadi kenyataan, tidak ada perang yang dimenangkan AS, bahkan Iran sekarang sepenuhnya mendikte arah perang dan keputusan negosiasi dimeja diplomasi.
Iran melakukan negosiasi dengan AS hanya jika tuntutan Iran terpenuhi, dan hal ini konsisten sejak awal tidak ada yang berubah sampai sekarang.
Negosiasi hanya bisa dilakukan jika hak Iran atas pengayaan uranium dihormati, sanksi dicabut, kompensasi perang, pengakuan atas kedaulatan Iran atas Selat Hormuz, pencairan dana Iran yang masih dibekukan AS, dan penghentian serangan terhadap semua proxi Iran dari HZB Lebanon sampai HMS di Gaza.
Situasi saat ini di lapangan sebenarnya tidak banyak berubah, Iran menganggap situasi ini masih situasi perang, Iran masih siaga penuh, siap kembali perang kapanpun. Tapi AS dan Israel yang tidak siap melanjutkan perang ini karena dalam hitungan mereka, kecil kemungkinan misi mereka akan tercapai.
Iran masih dalam situasi siaga perang, IRGC masih dalam posisi siap kembali bertempur, Iran tidak pernah menganggap ceasefire ini adalah serius dan de eskalasi, Iran menaruh curiga mendalam ke AS dan Israel, oleh sebab itu tidak ada kepercayaan sama sekali dengan ceasefire ini, dan siap kembali perang sampai semua misi Iran tercapai.
Iran juga sudah menyampaikan kepada Pakistan sebagai negara perantara, bahwa Iran tidak akan menerima syarat syarat apapun dari AS terutama soal Selat Hormuz, Uranium, dan Proxi Proxi Iran.
Jika AS mau negosiasi dan mau menghentikan perang, syarat Iran diatas harus dipenuhi, dan ceasefire sementara tidak diterima Iran, Iran hanya menerima berhenti pernah secara permanen dan tuntutan Iran dipenuhi. Tidak ada setting kondisi lain diluar itu.
Masa gencatan senjata masih ada satu pekan, Iran menghormati masa gencatan senjata dengan terus bersiap kembali ke gudang balistik. Semua pemimpin Iran memiliki sikap yang sama soal ini tanpa ada keraguan sama sekali. Kemenangan perang saat ini ditentukan dengan realitas di lapangan, bukan oleh cuitan Trump di Media sosial.







smg cepet mampus presiden maniac perang ini
☫ iran sebaiknya rudal terus saja pesawat ✈ atau rudal Amerika 🗽 Serikat dan Israel yang menyerang