Tamat! Pejabat Pengadaan Meng-ADA-ADA Sekarang Bisa Kedetek AI, Cek Yuk!

Di tengah gencarnya jargon “efisiensi anggaran” yang digaungkan pemerintah tahun 2025–2026, muncul kenyataan pahit: uang rakyat tetap saja dipakai untuk belanja barang mewah yang bikin geleng-geleng kepala. Tapi kali ini, modus “meng-ada-ada” itu mulai ketahuan lebih cepat berkat anak-anak muda yang bikin senjata canggih.

Namanya Nemesis — dashboard AI open-source buatan tim Assai.id yang langsung jadi momok baru bagi pejabat pengadaan nakal. Website ini menyedot data jutaan pengadaan barang dan jasa dari SIRUP dan INAPROC, lalu AI-nya langsung menandai yang mencurigakan: judul pengadaan yang absurd, pagu anggaran yang nggak masuk akal, sampai ketidakrelevanan barang dengan tugas lembaga.

Contoh paling viral? Mobil dinas Range Rover Autobiography senilai Rp 8,5 miliar untuk Gubernur Kalimantan Timur. Alasannya? Katanya buat medan berat. Padahal akhirnya dikembalikan ke dealer setelah heboh dan dikritik publik (bahkan disebut-sebut Presiden Prabowo ingatkan prioritas anggaran harus buat rakyat, bukan gengsi pejabat).

Meja biliar rumah dinas Rp 400 juta. Akuarium Rp 100 juta, sewa tanaman hias, pemeliharaan, dan puluhan item lain yang jauh dari esensi pelayanan publik.

Semua ini muncul di saat pemerintah terus-terusan kampanye pemotongan belanja yang “tidak prioritas”. Efisiensi buat siapa? Rakyat kecil dipaksa hemat, sementara di level atas masih ada yang seenaknya menganggarkan barang-barang mewah pakai APBN/APBD.

Yang bikin geram, Nemesis ini bukan sekadar heboh medsos. Ini tools transparan yang bisa diakses siapa saja. Masyarakat, jurnalis, bahkan anggota DPR bisa langsung cek per kementerian, provinsi, atau kabupaten/kota. Semua metodologi open-source, nggak ada yang ditutup-tutupi.

Anak muda kreator Nemesis bahkan sempat nge-tag pejabat tinggi supaya isu ini jadi perhatian serius. Pesannya jelas: era “pengadaan meng-ada-ada” sudah tamat. Sekarang AI bisa deteksi dalam hitungan detik sebelum uang rakyat lenyap sia-sia.

Mau bukti sendiri? Langsung buka https://assai.id/nemesis dan filter sesuai daerah atau instansi yang lo curigai. Siapa tahu di lingkungan lo juga ada “keajaiban” serupa.

Ini saatnya publik makin vokal. Kalau pejabat masih nekat belanja mewah di masa efisiensi, setidaknya sekarang mereka tahu: ada yang lagi awasin pake AI. Dan rakyat semakin susah dibohongi.

Cek yuk, sebelum anggaran 2026 habis “terefisiensi” ke barang-barang yang nggak jelas manfaatnya buat rakyat. (Share ke temen-temen biar semakin banyak yang pantau!)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar