Carrie Prejean Boller mantan Miss California USA 2009 dan aktivis konservatif Amerika Serikat melalui akun media sosialnya di X (19/4/2026) menyatakan dengan tegas:
“Israel is a terrorist state”
Berikut adalah konteks utama di balik pernyataan tersebut:
- Pernyataan Publik: Dalam berbagai penampilan publik dan unggahan media sosial, Prejean Boller secara terbuka menyebut Israel sebagai “negara teroris” dan “negara genosida” yang melakukan kekerasan terhadap warga sipil di Gaza dan Lebanon. Prejean Boller mengecam keras tindakan militer Israel di Gaza dan Lebanon, menuduh bahwa Israel menargetkan warga sipil yang tidak bersalah, termasuk perempuan dan anak-anak, untuk “kesenangan semata”.
- Kutipan “Lebih Baik Mati”: Selama penampilannya di The Young Turks pada Februari 2026, ia menyatakan, “Saya lebih baik mati daripada menyembah Israel,” menggambarkannya sebagai “negara genosida yang melakukan genosida terhadap warga Palestina yang tidak bersalah”.
- Pemecatan dari Jabatan: Akibat pandangannya yang kritis terhadap Israel dan Zionisme, ia diberhentikan dari posisinya di Komisi Kebebasan Beragama Gedung Putih (Religious Liberty Commission) pada Februari 2026.
- Keretakan dengan Donald Trump: Prejean Boller, yang sebelumnya merupakan pendukung setia Trump selama hampir 20 tahun, menyatakan bahwa “MAGA sudah mati”. Ia menuduh pemerintah AS telah “diduduki” oleh kepentingan asing (Israel) dan mengkhianati agenda “America First” dengan terlibat dalam konflik yang merugikan rakyat Amerika.
- Landasan Keyakinan: Sebagai seorang penganut Katolik, ia berargumen bahwa ajarannya tidak mendukung Zionisme. Ia menegaskan bahwa mengkritik kebijakan pemerintah Israel atau menolak Zionisme politik bukanlah bentuk antisemitisme.
Pernyataan ini telah memicu perdebatan sengit di kalangan konservatif AS, yang menonjolkan perpecahan internal mengenai dukungan tanpa syarat terhadap Israel dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat.







keren👍👍
smg dpt hidayah-Nya..aamiin🤲