Bagaimana Arab Saudi πŸ‡ΈπŸ‡¦ dan UEA πŸ‡¦πŸ‡ͺ membantu Israel setelah 7 Oktober?

πŸ’₯ MILITER

  1. Dokumen pemerintah yang bocor pada Oktober 2023 menunjukkan UEA menawarkan tank, rudal, logistik, dan intelijen dari pangkalan-pangkalan mereka di Yaman, Eritrea, dan Somalia untuk membantu Israel “mengalahkan teroris di Palestina.”
  2. UEA bergabung dengan “Konstruksi Keamanan Regional” CENTCOM yang dipimpin AS bersama Israel untuk perencanaan bersama, pelatihan, berbagi radar/intelijen (termasuk tentang terowongan ala Hamas).
  3. Perusahaan dan mitra UEA menyediakan senjata kepada kontraktor militer Israel selama perang.
  4. Arab Saudi berbagi data radar/intelijen dan membantu koalisi pimpinan AS mencegat 99% serangan rudal/drone Iran terhadap Israel pada April 2024 (dan seterusnya).
  5. Arab Saudi ikut serta dalam koordinasi Israel-Arab yang sama terkait Iran dan Houthi.

πŸ’₯ EKONOMI

  1. UEA mencatat pertumbuhan perdagangan sebesar 11% pada tahun 2023–2024, dan mengadakan pembicaraan rahasia mengenai tata kelola dan rekonstruksi Gaza pasca-Hamas.
  2. Arab Saudi memfasilitasi jalur darat untuk menghindari blokade Laut Merah yang dilakukan Houthi. Arab Saudi diam-diam mengizinkan rute truk darat sehingga barang-barang sampai ke Israel melalui jalan darat dalam waktu sekitar 4 hari, bukan 14 hari atau lebih melalui laut.

πŸ’₯ DIPLOMATIK

  1. UEA mempertahankan normalisasi penuh, menempatkan duta besar mereka di Tel Aviv, dan mengadakan pembicaraan rahasia dengan Israel mengenai tata kelola dan rekonstruksi Gaza pasca-Hamas.
  2. Arab Saudi mengutuk serangan Hamas, mendorong pelucutan senjata Hamas sebagai prasyarat bagi peran Arab Saudi di Gaza “sehari setelahnya,” dan menghindari isolasi diplomatik penuh terhadap Israel.

πŸ’₯ INGAT: Arab Saudi dan UEA adalah mitra Israel dan sejak tahun 2023 secara konsisten bekerja sama dengan Israel dalam memfasilitasi pembunuhan massal warga Palestina di Gaza.

Daniel Haqiqatjou
@Haqiqatjou

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. Sebaiknya, rezim Ben Saud Alwahabi Alyahudi segera menyerahkan 2 kota suci .ekkah dan Madinah untuk dikelola oleh seluruh umat Islam. 2 kota itu harus berdiri sendiri, keluar dari pemerintahan Ben Saud Alwahabi Alyahudi, Umat Islam seluruh dunia mengelolanya bersama-sama dengan sistem presidium.

  2. Edyan emang UEA (sudah lama tahu UEA hidup dari darah rakyat Sudan,Saudi? Mereka menang ada dua kota suci Mekkah & Madinah)
    dan kita tahu kenapa Rasulullah di turunkan di Mekkah? Karena kebejatan masyarakat nya sudah luar biasa