Polisi Wanita Taliban (Imarah Islam Afghanistan), Ini Tugas Khususnya

Di bawah pemerintahan Emirat Islam Afghanistan (Taliban), polisi wanita masih dipertahankan untuk menjalankan tugas-tugas khusus yang melibatkan perempuan demi menjaga norma-norma budaya dan agama terkait segregasi gender.

Berikut adalah peran utama mereka dalam menangani insiden dan tersangka perempuan:

  • Pemeriksaan dan Penggeledahan: Polisi wanita bertugas menggeledah perempuan di pos pemeriksaan, bandara, dan pintu masuk gedung pemerintah. Hal ini dianggap krusial untuk mencegah penyelundupan senjata atau bahan peledak yang disembunyikan di balik burqa atau pakaian longgar.
  • Interogasi dan Penangkapan: Sesuai dengan hukum syariah yang diterapkan, hanya petugas wanita yang diperbolehkan menginterogasi atau menangkap tersangka perempuan.
  • Penanganan Kejahatan ‘Moral’: Mereka sering dilibatkan dalam kasus yang disebut sebagai “kejahatan moral”, seperti perzinaan atau melarikan diri dari rumah, di mana mereka bertugas menangani tersangka wanita sebelum diproses lebih lanjut.
  • Kehadiran di Penjara Wanita: Petugas wanita mengelola dan menjaga fasilitas penahanan atau penjara khusus perempuan, seperti Penjara Badam Bagh.

Meskipun peran ini tetap ada, jumlah polisi wanita di bawah pemerintahan saat ini tetap sangat rendah, jauh di bawah 2% dari total kekuatan kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *