Emang kalau gay kenapa? kan itu urusan privat?

Emang kalau Teddy gay kenapa? kan itu urusan privat?

Kalau mau kritik, kritik kebijakan pemerintah saja, jangan malah urusin soal privat.

Begitulah kira-kira sanggahan terhadap video Amien Rais yang menggerkan publik setanah air.

Sekedar Bantu jawab ya….

Selama tak ada 1 pun Undang-Undang yang mengakui secara eksplisit eksistensi gay di Indonesia maka perbuatan itu secara hukum dipandang sebagai penyimpangan.

Dan Pejabat tak boleh menyimpang karena terikat norma yang berlaku dan sumpah jabatan.

Jadi, kenapa Amien Rais menyoroti Teddy, karena dia pejabat publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 komentar

  1. Teddy dibayar duit rakyat…rakyat wajib tahu dia gay apa bukan….gay sendiri silakan ..gay dibayar rakyat jangan bos….

  2. klo bener dia gay pa lagi mlakukan perbuatan² mksiat, maka haram hukumnya.. Pa lagi dia pejabat negara..

    ironis, pjabat negaranya ada yang gay.. udah kena virus barat.. naudzubillaah.. Pecat aja sklian ama presiden nya!

  3. ucapan netizen yg membela si Teddy bear sama persis dg ucapannya si Aris Wijayantolol ODGJ alias KERE KESOT alias Anonim pendukung garis keras mbah Wowo aNTEK asing omon omon‼️
    Dasar OTAK CABUL OTAK MENYIMPANG🤣😝😂😜

  4. pa amien sdh mengingatkan…
    lalu kasih solusi…
    kurang baik apa Belio
    tinggal orang yg di kritik mau tdk mendengarkan??

  5. Teddy di bayar pake Duwet pajak yang diambil paksa dari RAKYAT > APAPUN ITU YG DI JUAL BELIKAN PASTI ADA PAJAKNYA…
    NAH KARENA DI BAYAR DARI DUWIT PAJAK RAKYAT, KALAU MENYIMPANG/ ABNORMAL YG PECAT DONG…
    GAY BAGI SAYA > RAKYAT BERAGAMA ISLAM > SAYA TIDAK TERIMA PARA PEJABAT ABNORMAL/ KORUPTOR/ PREMAN/ BUANGSAT/ BUAJINGAN KARENA MEREKA DI GAJI DARI PAJAK APAPUN YG WAJIB SAYA BAYAR…
    UTAMANYA GAY > PENGUNDANG MURKA ALLAH SWT…
    DAN SEMIGA MURKA ALLAH MENIMPA PARA PELAKU & GEROMBOLAN NYA SAJA BUKAN KAMI RAKYAT YG TELAH TERDZALIMI OLEH KEBEJATAN MEREKA…

  6. Itu yg bertanya pasti termul. Pertanyaan yg sama saat ijazah jokowi digugat, “Memang kalo palsu kenapa? Kenapa tdk ditanyakan dari dulu wkt nyalon walkot?” Heh, dongo, baik jokowi maupun bunted itu pejabat publik, rakyat berhak tahu kualitas pemimpinnya. Kalo jokowi atau bunted itu tukang panggul kuli pasar, ya kita tdk akan mempersalahkan status ijazah dan orientasi seksualnya …