Siapakah tokoh bangsa yang seberani Pak Amien Rais? Dulu waktu Pak Harto berkuasa cuma beliau yang berani bersuara lantang. Yang lain cuma bisa ndompleng.
Setelah Pak Harto tumbang, tokoh-tokoh lain tiba-tiba bermunculan dan berlagak pahlawan.
Sekarang pun begitu. Meski sudah tidak punya partai yang kuat, beliau tetap berani bersuara untuk urusan sensitif ini. Kita semua cuma berani kasak-kusuk.
(Hengki)
***

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, menjelaskan, bahwa narasi yang disampaikan Amien Rais dalam video tersebut sebenarnya merupakan bentuk penyampaian kegelisahan yang sudah berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, aksi tersebut adalah wujud kepedulian Amien terhadap sahabat lamanya, Prabowo Subianto.
“Kalau kita amati, sesungguhnya apa yang disampaikan oleh Pak Amien Rais tersebut, sudah banyak beredar di masyarakat. Adapun yang disampaikan Pak Amien sebenarnya menyuarakan kegelisahan tersebut dalam bahasa yang lugas sebagaimana ciri khas beliau,” ujar Ridho sata dihubungi Suara.com, Sabtu (2/5/2026).
Ridho menambahkan bahwa sikap kritis Amien Rais bukanlah hal baru, melainkan konsistensi yang sudah ditunjukkan sejak era Orde Baru.
“Ini adalah bentuk kepedulian dan kecintaan beliau terhadap negeri ini dan Pak Prabowo sebagai sahabat lamanya. Rekam jejak kritis dan keberanian beliau sudah kita saksikan bersama sejak zaman orde baru,” lanjutnya.
Terkait hilangnya akses video tersebut di YouTube pada Sabtu pagi, Ridho membantah jika pihak Amien Rais melakukan take down secara mandiri.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi tim media, akses video tersebut sengaja dibatasi oleh pihak penyedia platform atas permintaan otoritas tertentu di Indonesia.
“Adapun video yang diunggah, tidak pernah di-takedown. Informasi dari tim media Pak Amien Rais, akses terhadap video tersebut telah dibatasi, sehingga tidak dapat diputar di Indonesia, karena ada keluhan hukum dari pemerintah Indonesia, sebagaimana tertulis pada tangkapan layar jika kita mengakses link video YouTube tersebut,” tegas Ridho.
Atas dasar temuan tersebut, Ridho pun melemparkan pertanyaan balik kepada pihak pemerintah terkait alasan di balik pembatasan akses informasi tersebut di ruang publik.
“Jadi pertanyaan terkait take down, lebih tepat dialamatkan ke Pemerintah Indonesia, mengapa video tersebut harus dibatasi di Indonesia,” tandas Ridho yang merupakan menantu Amien Rais dan juga ahli IT.









tabiat amin kadrun bikin heboh aja bisanya penjarakan aegera
Penjilat mah bisa nelen ampas dubur.