ALHAMDULILLAH, AKHIRNYA….

Sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam berencana menempuh jalur hukum terkait dugaan penyebaran fitnah terhadap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK).

Hal tersebut disampaikan tokoh Islam Din Syamsuddin usai pertemuan dengan Jusuf Kalla di kediamannya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026).

Din mengungkapkan pertemuan tersebut dihadiri sekitar 40 pimpinan ormas Islam tingkat pusat sebagai bentuk silaturahmi sekaligus respons atas polemik yang berkembang.

Ia menyebut, pertemuan ini dilatarbelakangi keresahan di kalangan tokoh Islam atas polemik yang menyeret Jusuf Kalla.

Menurut Din, polemik bermula dari beredarnya potongan ceramah Jusuf Kalla yang dinilai tidak utuh dan menimbulkan kontroversi.

Ia menilai pihak yang pertama kali menyebarkan potongan video tersebut bersifat provokatif. Din menegaskan bahwa sejumlah advokat dari kalangan ormas Islam akan melaporkan pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.

“Maka oleh karena itu ada dari kalangan ormas-ormas Islam para advokat yang akan menuntut yang bersangkutan karena sebenarnya bukan pertama kali sudah berkali-kali menyebar fitnah dan mengadu domba antarumat beragama,” ucap dia.

Saat ditanya mengenai pihak yang akan dilaporkan, Din menyebut nama-nama seperti Ade Armando, Abu Janda dan Grace Natalie sebagai pihak yang ditengarai terlibat.

“Ade Armando, Abu Janda, dan seorang lagi, Grace Natalie ada beking-bekingnya katanya ya,” ujar Din.

Din menegaskan bahwa langkah hukum ini bertujuan menegakkan keadilan, bukan semata membela individu.

“Bukan membela Pak Jusuf Kalla yang kami yakin beliau dengan kapasitas, pengalaman, dan jasa besarnya bagi bangsa ini, tapi untuk menegakkan keadilan,” terang Din.

Terkait waktu pelaporan, ia menyebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Ah itu terserah advokat nanti dalam waktu dekat, mungkin di dalam bulan April ini juga atau paling lama awal Mei nanti itu,” pungkasnya.

Dukungan umat Islam

Langkah melaporkan para provokator Ade Armando cs mendapat dukungan luas dari umat Islam.

“Alhamdulillah 40 ormas Islam bertindak atas provokasi 3 kafirin melalui kasus pak JK. Grace (Kafir Asli), Armado (Murtad), Abu Janda (kafir tidak jelas). Agar para kafirin dan murtaddin paham bahwa bahwa mereka jangan macam-macam dengan umat Islam,” ujar Ibnu Yasin di akun fbnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Sepantasnya Armando Cs dilaporkan udah ada provakasi antar umat, tinggal lagi Kepolisian berani memprosesnya sampai tuntas masalahnya karena mereka² itu kan Termul, seperti Armando th 2022 pernah dilaporkan masyarakat Sumbar ke Polda Sumbar, tp laporannya tak di proses & hilang begitu saja, mungkin waktu itu pak Joko masih berkuasa barangkali & segan Polda. 😄😂😄