Kunci Sukses Jualan di Medsos: Konsistensi

✍🏻Hengki

Seorang kawan menganggap saya berhasil berjualan di FB. Lalu dia bercerita sudah berkali – kali jualan di FB. Berbagai produk sudah dia coba. Semuanya tidak bisa bertahan lama. Penjualan yang didapat terlalu sedikit, meski sudah menggunakan iklan berbayar, katanya.

Saya bertanya seberapa sering dia beriklan, dan berapa lama dia memasarkan produknya sebelum berganti produk lainnya. Rata-rata tiga bulan sampai 6 bulan, dengan beriklan tiga – empat kali dalam seminggu, jawab dia.

Saya saarankan dia memilih satu produk saja, yang berkualitas bagus. Iklankan tiga – empat kali sehari (bukan seminggu). Lakukan secara konsisten, mungkin tiga bulan atau enam bulan atau setahun. Belajarlah memasarkan produk itu dengan cara sekreatif mungkin.

Sebenarnya kuncinya adalah konsistensi. Teknik pemasaran secanggih apapun selalu butuh konsistensi. Jarang sekali ada produk yang langsung laris manis hanya dengan sekali iklan. Justru ada banyak produk atau merk yang harus konsisten beriklan dalam waktu relatif lama untuk mendapatkan pasar.

Keharusan untuk konsisten inilah yang bikin banyak orang merasa menjual itu sulit. Saya tahu betapa sulitnya mengiklankan produk secara konsisten jika produk itu tidak laku. Tapi seringkali hanya itulah jalan yang bisa kita tempuh. Setidaknya, konsisten beriklan selalu membuahkan brand awareness.

Ada penjual yang mencoba beberapa kali iklan di Facebook ads, tapi tidak laku. Lalu ia pindah iklan di IG, beberapa kali juga dan tidak laku juga. Lalu dia pindah ke medsos lainnya lagi dan tidak laku lagi. Akhirnya dia pun putus asa dan berhenti jualan. Itu yang biasanya terjadi.

Kebanyakan penjual mudah putus asa seperti ini karena mereka hanya ingin feedback instan: langsung dapat banyak order beberapa menit setelah beriklan, atau selalu muncul banyak transaksi setiap kali beriklan. Memang kadang hal itu terjadi, tapi seringkali tidak.

Setahu saya, jika ingin sering mendapatkan feedback instan, maka produk Anda harus memiliki brand awareness yang tinggi. Brand awareness yang tinggi itu bisa dimiliki jika kita…. konsisten beriklan.

Lagi-lagi balik ke konsistensi. Mau se-kreatif dan se-inovatif apapun teknik pemasarannya tetap saja membutuhkan konsistensi.

Saya jadi ingat, beberapa kali saya dimintai tolong untuk memasarkan produk milik orang lain. Kadang, karena permintaan tolong itu sifatnya urgent, saya harus berpikir dulu. Dan pada akhirnya selalu saya tolak.

Bukannya saya tidak mau menolong, namun sekali lagi, pemasaran butuh konsistensi. Waktunya pun tidak bisa sebentar. Sambel Uleg Saklek saja butuh waktu bertahun-tahun. Saya tidak yakin bisa se-konsisten itu dalam memasarkan produk orang lain.

Tentu saja pemasaran yang konsisten butuh berbagai teknik dan kreativitas supaya hasilnya efektif dan lebih cepat. Berbagai teknik dan kreativitas itu saya jabarkan dalam buku terbaru saya, Simple Marketing (Selling dan Branding untuk UMKM).

Anda yang mau mempelajari buku ini masih bisa ikut PO hingga tanggal 10 Mei.

Cek selengkapnya di fb: link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *