Vokal dukung Gaza, Zara Larsson ungkap ia dibatalkan dari sejumlah konser musik, ajang penghargaan, dan berbagai kerja sama

Vokal dukung Gaza, Zara Larsson ungkap bahwa ia dibatalkan dari sejumlah konser musik, ajang penghargaan, dan berbagai kerja sama.

Zara Larsson adalah seorang penyanyi dan penulis lagu pop asal Swedia yang terkenal secara internasional. Ia mulai dikenal luas setelah memenangkan acara pencarian bakat Swedia, Talang Sverige (versi lokal dari America Got Talent).

Zara Larsson mengungkap dalam dokumenter terbarunya, Up Close, bahwa ia kehilangan sejumlah tawaran manggung, kesempatan tampil di ajang penghargaan, hingga beberapa kontrak kerja karena sikapnya yang vokal mendukung Palestina.

Zara Larsson secara terbuka dan vokal menyuarakan dukungannya untuk Palestina. Ia telah mengkritik perlakuan Israel terhadap Palestina di media sosial dan menyoroti standar ganda reaksi internasional terhadap konflik tersebut.

Beberapa poin penting mengenai sikap Zara Larsson:

  • Dukungan Vokal: Larsson secara konsisten menggunakan platformnya, termasuk Twitter (sekarang X) dan Instagram, untuk menyuarakan slogan seperti “Bebaskan Palestina” dan menyerukan diakhirinya kekerasan.
  • Kritik terhadap Israel: Ia pernah menyatakan bahwa perlakuan Israel terhadap Palestina sama dengan “mempertahankan apartheid dan membunuh warga sipil”.
  • Pengorbanan Karir: Dalam sebuah dokumenter, Larsson mengungkapkan bahwa sikap politiknya yang vokal ini menyebabkan ia kehilangan sejumlah tawaran manggung, kesempatan tampil di ajang penghargaan, dan beberapa kontrak kerja.
  • Mendesak Selebriti Lain: Ia juga mendesak para influencer dan selebriti lain untuk tidak diam dan bersuara mengenai isu Palestina, terutama setelah serangan Israel di Rafah.
  • Ia telah menyuarakan dukungan Palestina sejak 2016, termasuk melalui cuitannya yang mempertanyakan mengapa Israel tidak mengembalikan wilayah yang menjadi hak Palestina.
  • Ketika perang Rusia-Ukraina pecah pada 2022, Zara juga menyoroti standar ganda negara-negara Barat terhadap situasi Israel-Palestina lewat unggahan Instagram.
  • Pada 2024, ia menegaskan bahwa dirinya menolak tampil di Eurovision selama Israel masih diizinkan berpartisipasi, menunjukkan konsistensinya dalam menggunakan platform publik untuk menyuarakan solidaritas.

Komentar