TANDA-TANDA AS MULAI TERTINGGAL DARI CHINA

1. Seminggu setelah kembali dari Beijing, Trump menghentikan penjualan senjata ke Taiwan senilai USD 14 miliar. Meskipun alasannya konon karena perang di Iran, hal itu jelas terjadi setelah pertemuan Trump dengan Presiden Xi Jinping pekan lalu.

2. Trump tidak membahas isu Taiwan seperti yang biasa dilakukan para pemimpin AS dalam pertemuan mereka dengan para pemimpin China. Bahkan, di awal pertemuan, Xi telah memperingatkan untuk tidak mengangkat isu Taiwan. Trump juga tidak mengangkat isu hak asasi manusia dan demokrasi, baik di Xinjiang maupun Hong Kong, seperti yang diangkat oleh para pemimpin AS selama era Obama dan Joe Biden.

3. Hak asasi manusia dan demokrasi bukanlah agenda Trump. Tetapi isu-isu ekonomi, terutama defisit perdagangan, yang sering diklaim Trump sebagai penyebab tingginya tarif yang dikenakan pada China, tidak disebutkan secara terbuka oleh Trump. Demikian pula, isu pembatasan ekspor mineral penting (termasuk logam tanah jarang) oleh China ke AS juga tidak diangkat secara terbuka.

4. Kesimpulannya, hingga akhir kunjungan, baik Trump maupun Xi tidak mengeluarkan pernyataan resmi apa pun tentang ‘pencapaian’ atau kesepakatan mereka selama kunjungan dua hari tersebut.

5. Jadi, apa yang dikatakan Trump sebelum, selama, dan setelah kunjungannya ke China?

Trump mengatakan: Presiden Xi adalah teman baiknya dan dia adalah pemimpin yang hebat. Xi setuju dengannya bahwa Selat Hormuz harus dibuka kembali. Xi memberikan perlakuan khusus kepada Trump yang bahkan Presiden Putin (Rusia) mungkin tidak terima. Xi mengajak Trump mengunjungi area terlarang yang hanya pernah dikunjungi oleh sedikit orang.

6. Bahkan, setelah kembali ke Washington beberapa hari kemudian, Trump menambahkan beberapa pernyataan lagi, termasuk bahwa ia merasa ruang pertemuan bergaya ballroom seperti yang ia masuki di Beijing harus dibangun di Gedung Putih. Itulah mengapa Menteri Luar Negeri AS Marco Robio juga tampak antusias dengan aula tersebut melalui video viral.

7. Masih ada lagi. Trump mengomentari pidato Xi yang menggambarkan bahwa AS adalah kekuatan yang sedang menurun dan China adalah kekuatan yang sedang bangkit. Trump mengatakan Xi benar, tetapi yang dimaksud adalah AS di era Joe Biden yang membawa AS pada kejatuhannya, dan sekarang Xi mengakui bahwa AS telah bangkit di bawah Trump. Interpretasi Trump sangat bagus.

8. Pada dasarnya, sebelum, selama, atau setelah kunjungan ke Beijing, Trump tidak seperti biasanya yang selalu mengeluarkan pernyataan bahwa ia berada di atas dan mengendalikan targetnya, terutama China sebagai pesaing terdekat. Bahkan, ia juga mengkonfirmasi kata-kata pemimpin China mengenai kemunduran Amerika dan baru-baru ini mengkonfirmasi keinginan China dengan menghentikan atau menunda penjualan senjata ke Taiwan.

9. Mengapa Trump sampai pada titik itu? Mengapa negara adidaya terkuat, Amerika, sampai pada titik itu? Tentu jawabannya terkait dengan ‘tingkat kesehatan’ negara saat ini dan ‘ada sesuatu yang benar-benar mereka inginkan’ dari China.

10. Sebelumnya, Trump mengkritik sekutunya yang berkunjung dan memulai tingkat hubungan baru dengan China. Di antara yang paling kritis adalah Perdana Menteri Kanada, Spanyol, dan Presiden Prancis. Begitu pula Kier Starmer, Perdana Menteri Inggris, Kanselir Jerman, dan Perdana Menteri Australia. 6 sekutu utamanya pergi ke Tiongkok. Diakhiri dengan Trump sendiri akhirnya pergi ke China dengan penuh ‘kesopanan’ dan kepatuhan.

11. Tidak banyak yang bisa dikomentari, tetapi dapat disimpulkan bahwa sekuat apa pun suatu negara, ia tetap akan mengalami masa-masa sakit atau kemunduran. Tidak ada pasien yang dapat sepenuhnya mengobati dirinya sendiri meskipun ia seorang dokter. Jadi ia membutuhkan pihak lain. Itulah kisah Amerika.

12. Bagaimana dengan kekuatan yang jauh lebih kecil, terisolasi, dan terkepung seperti Israel? Berapa lama tongkat kekuasaan dengan kesombongan mereka akan bertahan? Ketika waktunya tiba, ia juga akan jatuh dan dihukum, belum lagi ‘tongkat kekuasaan’ yang selama ini mereka andalkan memasuki fase kemunduran.

(Nasaie Ismail, Universiti Malaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. if china is so great mengapa admin portal kadrun masih pakai windows microsoft google dan bahkan facebook, pakai aja punya china kan sudah menyalip amerika, jangan2 kena tipu propaganda komunis ccp

    1. Because you are really so STUPID, IDIOT, INSANE‼️
      As if you know best, in fact you don’t know at all but has lots of comments
      Banyak BACOT luβ€ΌοΈπŸ€£πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜œ