SPPG akan Demo di DPR 1 Oktober, banyak yang sudah pinjam uang ke bank tapi nasib gak jelas

Tanggal 1 Oktober 2026 nanti, pemilik dan pekerja SPPG bakal menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR. Mereka menuntut BGN untuk memberi kepastian pembiayaan proyek MBG ini. Pasalnya, menurut koordinator demo, banyak pengusaha sudah pinjam uang ke bank demi bisnis gak jelas ala pemerintah ini.

Koordinator Aksi Sawaludin Aweng mengatakan aksi tersebut akan menyuarakan hak-hak mitra yang dinilai belum mendapatkan kepastian, terutama setelah mereka mengeluarkan modal untuk membangun fasilitas dapur MBG melalui dana pribadi, pinjaman perbankan maupun investasi bersama.

Para mitra mempertanyakan kepastian operasional dapur yang telah selesai dibangun karena pengembalian modal mereka bergantung pada berjalannya kegiatan SPPG.

Ada empat tuntutan utama yang akan dibawa dalam aksi tersebut, yakni:

  1. Tetap mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
  2. Meminta pencabutan moratorium SPPG di wilayah aglomerasi maupun 3T dan terpencil
  3. Meminta mekanisme pengembalian investasi yang telah dikeluarkan mitra
  4. Serta mendorong kepastian hukum hubungan kemitraan dengan BGN melalui undang-undang khusus MBG.

***

Mereka demo karena pemerintah mulai gak memanjakan lagi. Sekolah banyak yang menolak khawatir anak didiknya keracunan. Akibatnya jumlah ompreng buat anak dikurangi.

Kalau dulu, berapapun kerja SPPG, tetap dibayar full. Sehari Rp6 juta. Sekarang bayarannya mungkin disesuaikan dengan jumlah masakan yang diproduksi.

Alarm keracunan juga membuat banyak SPPG dihentikan aktifitasnya. Investasi pengusaha katering dadakan yang jumlahnya miliaran jadi kacau. Sama mubazirnya kayak makanan MBG yang dibuang setiap hari. Menurut hitungan, dalam setahun, jumlah makanan yang terbuang saja Rp40 triliun.

Ketua BGN sudah ganti tiga kali. Kasus keracunan makin rutin. Kasus korupsi BGN belum disidangkan. Besaran sampah makanan terbuang makin banyak. Sekolah yang menolak MBG terus bertambah. Pemilik SPPG demo.

Dan Presiden, ke mana-mana bicara MBG sebagai proyek cerdas ala Indonesia.

Pemilik dapur SPPG mau demo tanggal 1 Oktober. Mungkin sengaja tanggal itu dipilih, bersamaan dengan hari Kesaktian Pancasila.

Padahal kalau dipikir-pikir lebih sakti para pemilik dapur itu. Mereka berhasil meracuni 50 ribu orang. Tapi tidak satupun yang jadi tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar