
Nicholas Kristof:
This endless destruction is why Netanyahu does not allow journalists into Gaza. If he actually believed that Israeli had shown great restraint and that public perceptions were mistaken, we’d all be invited in with cameras. But Bibi doesn’t want the devastation documented or the survivors interviewed.
Kehancuran tanpa akhir ini adalah alasan mengapa Netanyahu tidak mengizinkan jurnalis masuk ke Gaza. Jika dia benar-benar percaya bahwa Israel telah menunjukkan pengendalian diri yang besar dan bahwa persepsi publik keliru, kita semua akan diundang masuk dengan kamera. Tetapi Bibi (Netanyahu) tidak ingin kehancuran itu didokumentasikan atau para penyintas diwawancarai.
Nicholas Kristof adalah seorang jurnalis, penulis, dan komentator politik asal Amerika Serikat yang dua kali memenangkan Penghargaan Pulitzer, serta dikenal luas sebagai kolumnis opini terkemuka di The New York Times.
Nicholas Kristof menanggapi citra satelit terbaru dari Google Earth yang memperlihatkan kondisi ril terkini Gaza yang berubah jadi hamparan puing-puing.
Para kritikus, organisasi hak asasi manusia, dan asosiasi pers internasional berpendapat bahwa blokade media ini sengaja dilakukan oleh pemerintahan Benjamin Netanyahu untuk menyembunyikan skala kehancuran, dugaan pelanggaran hukum internasional, serta mencegah dunia melihat realitas krisis kemanusiaan yang terjadi di lapangan. Laporan dari lembaga dan media seperti The New York Times menekankan bahwa pembatasan akses ini mencederai kebebasan pers dan hak publik untuk mendapatkan informasi yang akurat.
Jurnalis asing dilarang masuk ke Gaza hingga saat ini. Akhirnya laporan kondisi Gaza hanya dilaporkan oleh ‘jurnalis-jurnalis’ lokal Gaza yang terus dibunuhi Israel.
Menurut laporan Kantor Media Pemerintah Gaza serta lembaga pemantau internasional seperti Committee to Protect Journalists (CPJ), jumlah total jurnalis dan pekerja media (termasuk kamerawan) di Gaza yang tewas akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah melampaui 320 orang.








sesuai apa yg di rencanakan si Trumpet Gaza nanti akan dibangun resort, hotel ,tempat judi. Gaza nanti milik is rewel jd destinasi wisata dunia
gila emang