Sinting

The man is talking about war to an audience of children with a giant f’ing bunny standing beside him. Everything is insane.

Pria itu (Trump) berbicara tentang perang kepada sekelompok anak-anak dengan seekor kelinci raksasa berdiri di sampingnya. Semuanya gila.

Momen ini terjadi pada acara White House Easter Egg Roll (peringatan Paskah di Gedung Putih bersama anak-anak) pada hari Senin, 6 April 2026.

Paskah adalah hari raya terpenting umat Kristiani untuk merayakan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian pada hari ketiga setelah penyalibannya.

Di tengah suasana Paskah yang penuh hiasan pastel dan anak-anak yang memegang sendok kayu, Presiden Donald Trump memberikan pernyataan yang mencolok mengenai konflik militer yang sedang berlangsung di Iran.

Pernyataan Perang: Saat berdiri di balkon South Portico bersama Ibu Negara Melania Trump dan seseorang berkostum Kelinci Paskah raksasa, Trump membahas tentang “kekuatan militer yang hebat” dan keberhasilan penyelamatan dua pilot jet tempur Amerika yang ditembak jatuh di Iran. Trump juga mengatakan Iran “sama sekali tidak terlalu kuat” (sudah lemah) dibandingkan sebulan.

Kehadiran Kelinci Paskah: Kelinci Paskah tersebut berdiri tepat di samping presiden, terkadang bertepuk tangan saat Trump memuji para “pejuang” Amerika sebagai petarung terhebat di bumi.

Pidato ini disampaikan hanya sehari setelah Trump mengunggah pesan penuh kata-kata kasar di media sosial Truth Social, mengancam akan menghancurkan infrastruktur Iran (menyebutnya sebagai “Power Plant Day”) jika mereka tidak membuka Selat Hormuz.

Banyak pengamat dan media menggambarkan pemandangan ini sebagai hal yang “surealis” atau “aneh” karena kontras yang tajam antara tradisi perayaan anak-anak yang ceria dengan retorika perang yang keras.

Orang sinting dijadikan Presiden ya begini jadinya.

Saat memulai perang, militer AS membom Sekolah Dasar khusus perempuan, SD Shajareh Tayyiba di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang menewaskan 165 orang kebanyakan para siswi sekolah.

Tangan Trump berlumuran darah anak-anak. Presiden sinting!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar