Pernyataan Calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
“Apabila memperoleh amanah (sebagai Kapolri), saya siap dinilai dari hasil, bukan dari janji. Mempertanggungjawabkan kemimpinan sesuai konstitusi, menjalani pengawasan DPR, menghormati proses hukum, bekerja bersama lembaga pengawas, dan membuka ruang koreksi masyarakat.
Bagi saya, Jabatan Kapori bukanlah puncak karir, Jabatan Kapori adalah puncak tanggung jawab.
Saya ingin keberhasilan Polri kelak dinilai bukan dari banyaknya slogan, aplikasi operasi, rapat, atau publikasi, tetapi dari hal yang benar-benar dirasakan:
- Masyarakat lebih aman
- Laporan lebih mudah diterima
- Pertolongan datang lebih cepat
- Perkara lebih pasti
- Korban terlindungi
- Hukum diterapkan adil
- Anggota berintegritas memiliki masa depan,
- dan penyimpangan dapat dikoreksi tanpa harus menunggu viral.
Cita-cita saya sederhana,
- Ketika seorang anak melihat polisi, ia merasa aman, bukan takut.
- Ketika korban datang ke kantor polisi, ia menemukan pertolongan, bukan kerumitan.
- Ketika masyarakat menyampaikan kritik, polisi mampu mendengar tanpa kehilangan kewibawaan.
- Ketika kejahatan mengancam, polisi hadir paling depan dengan keberanian dan profesionalisme.
Itulah makna polisi bersama masyarakat, hadir untuk melindungi, dekat untuk melayani, cepat untuk melayani, adil dan menegakkan hukum, terbuka untuk diawasi dan adaptif menghadapi perubahan.
Polri yang kuat, bukan karena ditakuti, melainkan karena dipercaya.
Polri yang berwibawa, bukan karena menjaga jarak, melainkan karena hadir bersama rakyat ketika negara dibutuhkan.
Karena bagi saya, menjadi polisi adalah kehormatan, memimpin polri adalah amanah, dan mengabdi bersama masyarakat adalah tujuan.
Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala, Tuhan yang wajib kuasa, senantiasa memberikan petunjuk kekuatan dan perlindungan kepada kita dalam menjaga bangsa, menegakkan hukum, dan mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara tercinta, kesatuan Republik Indonesia. Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
[VIDEO]








yakini kapolri sekarang bisa mewujudkan apa yang di sampaikan di atas???? bisa sih dengan catatan ganti sebagian besar semua polisi di indonesia dgn polisi yang beraklhlak baru
permintaan saya buat kapolri baru, tolong hapuskan asuransi bhakti bhayangkara yg disertakan saat perpanjangan SIM. memang tdk scr terang²an diwajibkan, tp dari ekspresi petugas yg agak masam ketika saya tanya “ini wajib?” saya sedikit paham gmn aturan mainnya. itu aja dulu deh
Hil yang mustahal
Melihat mental polisi sekarang…………………………. pesimis saya